0%
logo header
banner dprd makassar
Minggu, 05 Juni 2022 23:26

Dosen UNM Beri Pelatihan Tingkatkan Kapasitas Guru SD di Jeneponto

Dosen UNM Beri Pelatihan Tingkatkan Kapasitas Guru SD di Jeneponto

Kegiatan tersebut dalam rangka peningkatan kapasitas guru SD di Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini diikuti 70 orang guru SD terlibat di sepuluh sekolah.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Tiga dosen asal Universitas Negeri Makassar (UNM) telah melaksanakan pengabdian masyarakat atau PKM di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (3/6).

Mereka masing-masing Ir Muhammad Riska, Andi Imran dan Elfira Makmur. Kegiatan tersebut dalam rangka peningkatan kapasitas guru SD di Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan ini diikuti 70 orang guru SD terlibat di sepuluh sekolah

Baca Juga : Civitas Akademika UNM Salat IdulAdha 1443 Hijriah di Pelataran Menara Phinisi, Sembelih 56 Ekor Sapi

Dosen UNM, Ir Muhammad Riska mengatakan pihaknya melatih guru SD dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek.

Metode ini merupakan salah satu model yang dapat digunakan dalam menyampaikan materi pembelajaran.

“Selain itu juga saat ini pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu cara mencapai profil pelajar pancasila yang tertuang dalam kurikulum merdeka saat ini,” kata Muhammad Riska, Minggu (5/6).

Baca Juga : Pemprov Sulsel Bangun Tanggul Sungai Allu Minimalisir Dampak Banjir di Jeneponto

Pembelajaran berbasis proyek, menurut dia, metode mampu membantu siswa untuk memecahkan masalah yang ada di lingkungan sekitar.

Itu dengan cara pemecahan masalah yang sistematis yang akan menemukan solusi dalam bentuk produk pembelajaran.

Bahkan, guru dari Gugus 3 Bangkala Jeneponto juga terlihat sangat antusias mengikuti dan berinteraksi mengenai strategi dalam merancang pembelajaran berbasis proyek.

Baca Juga : Hubungkan Jalan Nasional, Ruas Boro Jeneponto Mulai Dikerjakan

“Hasilnya guru mampu merancang pembelajaran berbasis proyek, mereka merancang dengan menggunakan tabel GRASPS (Goal, Role, Audiens, Situation, Produktif, Standart) sebagai langkah untuk acuan untuk menerapkan dalam kegiatan pembelajaran,” ungkapnya.

Riska menyampaikan target dari pengabdian kemitraan masyarakat ini adalah guru SD di Jeneponto dapat merancang pembelajaran berbasis proyek.

Harapannya, tidak hanya sampai pada perancang tetapi juga sampai pada penerapan di kelas.

Baca Juga : Survei Kepuasan Masyarakat, Balitbangda Libatkan Akademisi UNM

Sementara itu, Dosen UNM, Andi Imran berharap kegiatan ini mampu membantu guru untuk menerapkan pembelajaran berbasis proyek untuk mendukung penerapan kurikulum merdeka.

“Pertemuan ini tidak hanya sampai dalam pertemuan ini tetapi juga guru dapat berkonsultasi dan didampingi dalam penerapan di kelas,” kata Imran.

Terpisah, Peserta Pelatihan, Rasihun menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk guru yang ada di Jeneponto. Harapannya, PKM ini bisa berlanjut di masa mendatang.

Baca Juga : Survei Kepuasan Masyarakat, Balitbangda Libatkan Akademisi UNM

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk guru-guru, kalau bisa ada kegiatan lanjutan dan pendampingan untuk guru-guru di Jeneponto,” ujar ketua KKG Gugus 3 Bangkala.