0%
logo header
Sabtu, 29 November 2025 22:43

BPBD Makassar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Ajak Laporkan Kejadian Lewat Lontara+

Kepala Pelaksana BPBD Makassar Muhammad Fadli (ist)
Kepala Pelaksana BPBD Makassar Muhammad Fadli (ist)

BPBD juga mengajak warga untuk segera melaporkan potensi bahaya atau kejadian serupa melalui kanal layanan resmi, terutama aplikasi Lontara+, serta Call Center 112 dan WhatsApp BPBD 0815-5112-112.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Makassar.

banner pdam

Imbauan tersebut disampaikan setelah BPBD menerima sejumlah laporan pohon tumbang di beberapa titik pada Sabtu (29/11).

iklan pemprov sulsel

Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli menjelaskan bahwa insiden pohon tumbang dipicu oleh kondisi cuaca yang tidak stabil, termasuk angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Baca Juga : Dinsos Makassar Buka Nikah Gratis bagi 210 Pasangan, Daftar Lewat Lontara+

Menurut Fadli, tim BPBD telah bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Tim BPBD bersama dinas terkait berada di lapangan sejak laporan pertama diterima untuk melakukan penanganan, pembersihan, dan memastikan jalur lalu lintas kembali aman,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika melintas atau beraktivitas di sekitar pepohonan besar, terutama saat cuaca berubah secara tiba-tiba.

Baca Juga : Pemkot Makassar Bawa Gagasan Kota Sehat ke Panggung Dunia, Paparkan Urban Farming hingga Super Apps Lontara+

Sebagai bagian dari peningkatan layanan kebencanaan, BPBD juga mengajak warga untuk segera melaporkan potensi bahaya atau kejadian serupa melalui kanal layanan resmi, terutama aplikasi Lontara+, serta Call Center 112 dan WhatsApp BPBD 0815-5112-112.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami. BPBD akan terus berkolaborasi lintas instansi untuk meminimalkan risiko bagi masyarakat,” tegasnya.

BPBD Makassar turut mengimbau warga agar selalu memantau informasi resmi terkait cuaca dan kebencanaan, dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.