MAKASSAR, KATABERITA.CO – Program seragam sekolah gratis untuk siswa SD-SMP yang kurang mampu di Kota Makassar terealisasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menjadwalkan pendistribusian seragam gratis pada 21 Juli 2025, besok.
Untuk tahap awal, Dinas Pendidikan Kota Makassar akan membagikan seribu seragam gratis di delapan sekolah SD-SMP.
Baca Juga : Pantau MPLS 2026, Wali Kota Appi Pastikan Hari Pertama Sekolah di Makassar Berjalan Lancar
Yakni SMPN 3 Makassar, SMPN 40 Makassar, SMPN 46 Makassar, SMPN 48 Makassar, SDN Aroepala, SD Kompleks Sambung Jawa, SDN Lariang Bangi, dan SDN Gunung Sari Baru..
Penyerahan secara simbolis rencananya dilakukan di empat sekolah. Yakni SMPN 3 Makassar, SMPN 46 Makassar, SDN Kompleks Sambung Jawa, dan SDN Lariang Bangi.
“Besok penyerahan simbolis di empat sekolah. SMPN 3, SMPN 46, SD Sambung Jawa, dan SD Lariang Bangi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, Minggu (20/7).
Baca Juga : Tak Lolos Sekolah Negeri? Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis Lewat SPMB 2026
Achi menjelaskan program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam menjamin akses pendidikan yang merata dan terjangkau.
Program ini juga merupakan bagian dari visi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA) dalam mewujudkan pendidikan inklusif tanpa hambatan ekonomi.
“Jadi, Pemkot Makassar memastikan tidak ada anak Makassar yang terkendala sekolah hanya karena persoalan pakaian seragam,” ujarnya.
Baca Juga : Hari Terakhir SPMB Jalur Domisili, Disdik Makassar Pastikan Proses Berjalan Objektif
Lebih lanjut, Achi menjelaskan bahwa program ini menyasar seluruh siswa baru jenjang SD dan SMP se-Kota Makassar, dan akan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh penerima mendapatkan haknya.
Pendistribusian seragam dilakukan langsung oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk memastikan transparansi dan ketepatan sasaran.
Selain sebagai bentuk keberpihakan terhadap rakyat, program ini diyakini dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah serta memperkuat semangat belajar siswa.
Baca Juga : Disdik Makassar Permudah Pendaftaran SPMB Lewat Layanan Help Desk
“Pendidikan adalah hak semua anak, dan menjadi prioritas utama dalam pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Achi.

