
MAKASSAR, KATABERITA.CO — Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, Aulia Arsyad tidak membenarkan adanya penolakan pemberian nomor handphone ke Masyarakat.
Aulia menjelas, Dinsos Makassar tetap melayani warga dengan baik, apalagi pelayanan pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada warga Kota Makassar.
Terkait dengan adanya warga yang meminta difasilitasi pembuatan KIS, namun Kepala Dinas Sosial dianggap menolak memberikan nomor teleponnya ke warga. Aulia menegaskan bahwa itu tidak benar.
“Saya sama sekali tidak pernah menolak membagikan no handphone saya ke warga. 24 jam telepon seluler saya aktif untuk urusan pelayanan ke masyarakat,” ucap Aulia saat dihubungi, Selasa, (26/07).
Soal Anak Jalanan (Anjal) dan Gelandangan yang kemudian dipersoalkan, lanjut Aulia. Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinsos bekerjasama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setiap hari turun lapangan untuk mengamankan anjal dan Gepeng.
Alhasil, semenjak bulan Mei 2022 sudah ratusan anjal dan Gepeng dilakukan pembinaan.
“Tim kami tiap hari turun. Kami bina kerjasama DP3A. Apalagi sekarang semakin maksimal karena sudah melibatkan SKPD yang lain,” jelas Aulia.
Di beberapa titik traffic light Dinsos juga sudah menempatkan petugas untuk mencegah anjal untuk kembali ke jalan mengemis.
Pihaknya juga akan selalu mengedukasi masyarakat untuk tidak memberi uang kepada Anjal.

