0%
logo header
Selasa, 30 April 2024 13:27

Ahli Waris Burhanuddin Napitupulu Wakafkan 300 Hektar Lahan, Bangun Kawasan Pendidikan Gratis

Ahli Waris Burhanuddin Napitupulu Wakafkan 300 Hektar Lahan, Bangun Kawasan Pendidikan Gratis

Para Ahli Waris, Pengurus Yayasan Foto Bersama Usai Penyerahan Tanah Wakaf

MEDAN, KATABERITA.CO – Ahli Waris Almarhum Burhanuddin Napitupulu mewakafkan 300 hektar lahan di Desa Laut Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Propinsi Sumatera Utara. Penyerahan lahan tersebut ke Yayasan Darul Burhan Wal Ishlah melalui Notaris Adi Pinem SH.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Burhan Wal Ishlah KH Salahuddin Ayyub menjelaskan, para ahli waris tersebut masing-masing Maraganti Napitupulu, Tengku Monique Fuad, Hajjah Yuningsih. Rencananya, tanah seluas 300 hektar akan dibangun kawasan pendidikan gratis. Salah satunya, pondok pesantren untuk Warga sekitar.

“Insya Allah tanah wakaf ini kita bangunan ponpes gratis untuk masyarakat,” ungkap KH Salahuddin Ayyub, Selasa (30/4).

Baca Juga : UNM Gelar Tes Wawancara Calon Maba Fakultas Kedokteran

Diketahui, tanah ini merupakan sebagian dari sebidang tanah seluas 800 hektar dalam Surat Keterangan Hak Milik Nomor 2110/118/12/2020, tertanggal 07 Desember 2020. Lokasi penyerahan ini di Hotel Karibia Boutique disaksikan Wachyudi Muchsin dan Mulawarman Hannase. Termasuk Prof Taruna Ikrar via zoom dari Amerika Serikat. Mereka merupakan pendiri, ketua dan sekretaris yayasan.

“Lokasi itu nantinya kita akan bangun masjid dan pesantren modern gratis berbasis exact dan non exact, agrowisata, pertanian, wisma, pusat riset, kampus, peternakan, kuliner, apotek hidup dan perkebunan,” tegasnya.

Salahuddin Ayyub berharap, para santri nantinya bukan hanya belajar agama tapi juga belajar enterprenur, riset, bertani dan berkebun. Kemudian, hasil semua ini bisa memenuhi kebutuhan hidup serta operasional pesantren yang akan dibangun.

Baca Juga : Rektor UNM Terpilih Prof Karta Jayadi Disambut Civitas Akademika, Ini Fokus Programnya

“Kita ingin membentuk manusia berbadan bumi berhati langit. Tentu ini semua butuh dukungan berbagai pihak baik pemerintah dan masyarakat, kami sangat terbuka untuk kolaborasi untuk kemaslahatan umat,” papar alumni Kairo ini.