0%
logo header

Kamis, 17 Agustus 2023 11:50

Abd Wahab Tahir Dorong Kader Menangkan Appi di Pileg 2024

Abd Wahab Tahir Dorong Kader Menangkan Appi di Pileg 2024

Abd Wahab Tahir Mendampingi Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin Beri Arahan untuk Kader

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Ketua DPD II Partai Golkar Makassar, Munafri Arifuddin bakal bertarung dalam perebutan kursi DPRD Sulsel pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Dia maju lewat dapil neraka, Makassar A.

Keputusan Komisaris Utama PSM Makassar itu merupakan murni perintah partai. Namun dia masih irit bicara, belum membeberkan banyak hal mengenai rencana tempurnya melawan kandidat kuat lainnya.

”Iya (maju DPRD Sulsel). Tapi kita bicara nanti setelah saya pulang. Sekarang saya masih di luar kota,” ujarnya, Selasa, 15 Agustus.

Baca Juga : Reses di Rappocini, Muchlis Misbah Getol Perjuangkan Aspirasi Warga Dapil I

Namun Ketua Bappilu Golkar Makassar, Abd Wahab Tahir secara tegas menyampaikan hal itu. Kata dia, Munafri merupakan simbol partai dan menjadi kader yang amanah menjalankan perintah partai.

”Nama Pak Appi (sapaan akrab Munafri) masuk bursa caleg DPRD Sulsel setelah melewati masa pencermatan. Ini harus dilaksanakan, tidak ada tawar menawar, karena perintah ini langsung dari dua tingkat di atas DPD II,” kata dia.

Lebih lanjut legislator DPRD Makassar itu mengatakan, bertarungnya Appi di Makassar A secara otomatis mewajibkan semua kader untuk memenangkannya. Sebab, ketua partai adalah marwah bagi Golkar.

Baca Juga : Temukan Diskriminasi Soal Anak, Ari Ashari Ilham: Laporkan

”Di Golkar, ketua partai adalah marwah, simbol. Tentu secara etika, semua kader wajib memenangkannya juga. Termasuk caleg DPRD Makassar yang dapilnya masuk di cakupan dapil Pak Appi juga,” jelasnya.

Wahab juga mengatakan, Golkar sudah menyiapkan jagoannya di dapil A. Meski Andi Debbie dikabatkan mundur, tetapi itu tidak mengurangi semangat Golkar untuk bekerja lebih keras.

”Sudah ada sembilan caleg di Makassar A. Target kami dua kursi. Kabarnya Andi Debbie mundur, tapi semoga tidak. Kalaupun mundur, saya rasa Pak Appi sangat layak menggantikan di nomor urut 1. Sekarang kan Pak Appi nomor urut 3, yang nomor 2 Nasran Mone,” bebernya.

Baca Juga : Sekretariat DPRD Makassar Sosialisasi Pengelolaan Rumah Kos

Kemudian Wahab juga menegaskan, meskipun Appi bertarung di DPRD provinsi, tetapi untuk calon walikota tetap akan menjadi bagian Appi. Sehingga, peluang kemungkinan PAW sangat besar terjadi.

”Kalau walikota, harga mati kami dorong Pak Appi. Kami sudah ancang-ancang itu. Kami tidak pikir dulu siapa penggantinya, yang penting menang dulu. Apalagi dapil A kami ambil karena basis pemilih pada 2019 memang besar di sana,” terangnya.

Keputusan majunya Appi di DPRD Sulsel ini juga mendapat respon baik dari para kader. Termasuk juga politisi senior Yusuf Gunco. Dia menegaskan siap ambil bagian untuk memenangkan Appi.

Baca Juga : Perda Perlindungan Anak, Fatma Wahyudin Edukasi Orang Tua Soal Penggunaan HP pada Anak

”Saya sekarang kan kader Golkar, saya juga caleg DPRD Makasaar Dapil V. Sedangkan Pak Appi, sebagai Ketua DPD II Golkar Makassar maju ke DPRD Provinsi Dapil Makassar A. Maka wajib hukumnya bagi kader untuk turut memenangkan Pak Appi,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Yugo itu bahkan sudah membentuk tim ”Yugo Is Back”. Itu merupakan pertanda bahwa dia siap tempur untum Golkar, setelah sebelumnya sempat hengkang ke Partai Berkarya.

”Yugo Is Back ini filosofinya adalah kepulangan saya ke Golkar. Saya kan pernah pindah partai, tapi pada akhirnya pulang juga. Itulah kenapa lahir tagline Yugo Is Back,” terangnya.

Baca Juga : Perda Perlindungan Anak, Fatma Wahyudin Edukasi Orang Tua Soal Penggunaan HP pada Anak

Bahkan advokat senior itu sudah melakukan sosialisasi dan menggalang massa untuk pemenangan Appi. Langkah awal dilakukan di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

”Kemarin saya laksanakan di Kelurahan Maccini Sombala. Ini akan terus saya lakukan di tiga kecamatan yang masuk dapil saya. Paling tidak, nanti Pak Appi bisa menang di dapil saya. Itu kan bagian dari tanggung jawab saya juga sebagai kader,” tutupnya. (*)