0%
logo header
Senin, 27 Desember 2021 22:42

Usai ASN dan Tenaga Kontrak, Kini Giliran RT/RW Diminta Bawa Sepuluh Warga Disuntik Vaksin

Usai ASN dan Tenaga Kontrak, Kini Giliran RT/RW Diminta Bawa Sepuluh Warga Disuntik Vaksin

Danny pun kembali memberi tugas kepada RT/RW untuk membawa masing-masing sepuluh warga yang mau disuntik vaksin Covid-19. Dengan harapan capaian vaksinasi bisa lebih dari 90%.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto terus menggenjot capaian vaksinasi Covid-19. Target 90% mesti terpenuhi sebelum memasuki 2022.

Tugas ASN dan tenaga kontrak untuk membawa masing-masing enam warga yang mau disuntik vaksin Covid-19 belum maksimal.

Padahal dengan cara itu, Danny berharap capaian vaksinasi Covid-19 bisa mencapai 90% pada 27 Desember.

Baca Juga : Danny Pomanto Intruksikan RT/RW Edukasi Masyarakat Jaga Kebersihan Drainase

Hanya saja, hingga saat ini capaian vaksinasi di Kota Makassar baru mencapai 83,35%, masih kurang sekitar 7%.

Meski begitu, capaian Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sudah melebihi target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Danny pun kembali memberi tugas kepada RT/RW untuk membawa masing-masing sepuluh warga yang mau disuntik vaksin Covid-19. Dengan harapan capaian vaksinasi bisa lebih dari 90%.

Baca Juga : Dukung Siaran TV Digital, Pemkot Makassar Alokasikan Anggaran di APBD-P Beli Set Top Box untuk RT/RW

“Setelah pegawai dengan enam warga, baik ASN maupun Non-ASN maka saya akan wajibkan setiap RT/RW sepuluh di masa akhir ini, supaya kita jangan puas di 90%, kalau bisa 100% kenapa tidak,” ujar Danny, Senin (27/12).

Karena itu, vaksinasi massal di Kota Makassar akan diperpanjang hingga 31 Desember, mendatang.

Danny mengakui ada beberapa kendala yang menyebabkan vaksinasi di Kota Makassar belum capai target.

Baca Juga : Danny Pomanto Aktifkan Kembali Gerakan Salat Subuh Berjemaah

“Khususnya lansia itu tensinya rata-rata di atas 180, itu kenapa tidak bisa,” ucap dia.