MAKASSAR, KATABERITA.CO – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Makassar terus berupaya menekan tingkat kehilangan air atau Non Revenue Water (NRW).

Di bawah kepemimpinan Beni Iskandar sebagai Direktur Utama, PDAM Makassar melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan JICA dan Kawasaki Waterwork Jepang.
Penandatanganan nota kesepahaman terkait peningkatan kapasitas pelaksanaan penanggulangan kebocoran air bawah tanah di Kota Makassar menuju sumber daya air yang efektif berlangsung di Hotel Aston, Rabu (11/1).
Baca Juga : Perbaikan Pipa Selesai, PDAM Makassar Mulai Pulihkan Distribusi Air
“Terima kasih kepada Kawasaki Waterwork Bureau Jepang dan JICA Indonesia karena telah memilih PDAM Makassar sebagai pilot project kerja sama, pendampingan, serta pembiayaan untuk penurunan tingkat kehilangan air,” kata Beni Iskandar.
Sebelum penandatanganan notakesepahaman, lanjut Beni, PDAM Makassar telah beberapa kali melakukan pertemuan teknis dan berdiskusi secara intens dengan JICA Indonesia dan dan Kawasaki Waterwork Bureau.
Pertemuan tersebut menghasilkan progress yang sangat baik. Apalagi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto telah mengintruksikan PDAM untuk menurunkan tingkat kehilangan air.
Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit
“Ini sesuai dengan amanah pak wali agar PDAM mencari pendamping dalam menurunkan tingkat kehilangan air dan Alhamdulillah Kementerian PUPR menjembatani kami dengan JICA Indonesia dan tim dari Kawasaki Waterworks untuk membantu menurunkan NRW dengan menyiapkan segala infrastruktur penunjang serta pembiayaan secara penuh,” tutur Beni.
Beni berharap agar proyek ini dapat berlangsung dengan baik dan konsisten, serta mendapatkan hasil yang sesuai harapan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh warga Kota Makassar.

