0%
logo header
Kamis, 26 Agustus 2021 15:01

Swab Tes di Makassar Sasar Pengunjung Warkop Hingga Toko Besar

Satgas Raika Makassar bersama Dinkes Makassar melakukan swab tes di tempat yang potensi menimbulkan kerumunan || ist
Satgas Raika Makassar bersama Dinkes Makassar melakukan swab tes di tempat yang potensi menimbulkan kerumunan || ist

Satgas Raika Makassar bersama Dinas Kesehatan (Dinkas) Makassar mulai menyasar warung kopi ataupun pusat pertokoan yang potensi ramai dipadati pengunjung. Swab di tempat ini mulai berlaku, Kamis (26/8)

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Masyarakat Kota Makassar diimbau untuk lebih taat protokol kesehatan.

banner pdam

Pasalnya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah gencar-gencarnya melakukan swab tes antigen kepada masyarakat yang tidak taat.

Bukan hanya swab tes on the road di wilayah perbatasan, Satgas Raika Makassar bersama Dinas Kesehatan (Dinkas) Makassar juga mulai menyasar warung kopi ataupun pusat pertokoan yang potensi ramai dipadati pengunjung.

Baca Juga : Anggaran Pengadaan Randis Dialihkan, Fokus Program Strategis

Wali Kota Makassar, Moh Ramdha Pomanto mengatakan kebijakan ini dikeluarkan menyusul banyaknya kritikan dari masyarakat yang meminta agar swab tes tidak hanya di jalan tapi juga di warkop yang nyaris tiap hari ramai pengunjung.

“Jadi ini tidak hanya terpusat di warkop, tapi lebih spesifik tempat orang berkerumun. Bisa di Kawasan Lego-Lego, Anjungan Pantai Losari, atau bisa juga Toko Alaska,” tegas Danny, Kamis (26/8).

Kata Danny, inti swab tes antigen di tempat adalah upaya Pemkot Makassar menekan pandemi dan mengingatkan masyarakat agar bisa lebih taat protokol kesehatan.

Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD

Rajin cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas.

“Pada prinsipnya ini adalah tempat-tempat yang berpotensi kerumunan,” ujar dia.

Plt Kepala Satpol PP Makassar, Muhammad Iqbal Asnan mengatakan ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran swab tes di tempat.

Baca Juga : Lewat Syawalan, Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Kota

Selain toko atau pusat perbelanjaan, kegiatan ini juga menyasar warung kopi ataupun tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Jadi bukan hanya toko saja, pokokny semua tempat yang ada kerumunan kita sasar,” papar Iqbal.