MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir dan Laskar Anak Lorongna membagikan paket makanan buka puasa. Bantuan ini akan menyasar seluruh masjid di daerah pemilihan (dapil) 2 Kota Makassar.

Wahab Tahir–sapaan akrabnya, menjelaskan bulan suci Ramadan sering kali dimanfaatkan sebagai bulan penyempurna amal kebaikan dengan berlomba-lomba melakukan ibadah tiada henti, salah satunya adalah rutin bersedekah dan berinfaq.
“Insya Allah selama 25 hari kedepan bakal mengisi bulan Ramadan dengan berbagi dan mempererat silaturahmi kepada masyarakat di Utara Kota Makassar,” ujar Wahab Tahir, Minggu (26/3).
Baca Juga : Komisi C DPRD Makassar Jadwalkan Ulang RDP Usai Manajemen PT GMTD Absen
Laskar Anak Lorongna Makassar yang dikomandoi oleh Abdul Wahab Tahir, telah mempersiapkan sebanyak 2500 dos makanan siap saji untuk didistribusikan ke sejumlah masjid.
Ribuan makanan buka puasa yang telah disiapkan, akan menyasar sekitar 75 masjid yang ada di Dapil 2 Makassar, meliputi Kecamatan Tallo, Bontoala, Wajo, Ujung Tanah.
Menurutnya, agenda tersebut sudah dilakukannya bersama tim selama 14 tahun atau tiga periode menjadi Legislator Makassar setiap bulan suci Ramadan tiba.
Baca Juga : Sah! APBD Perubahan 2025 Makassar Rp5,1 Triliun
“Jadi kegiatan ini sebenarnya rutinitas yang sudah kami laksanakan selama 14 tahun menjadi anggota DPRD,” tuturnya.
Apalagi, kata Wahab Tahir, sedekah yang diberikan juga mampu membantu kesulitan orang lain di bulan Ramadan.
“Ini wujud kepedulian kami akan keadaan sekarang dan sekaligus menyelesaikan kewajiban perintah Tuhan, bahwa di dalam rezekimu ada hak orang lain yang kamu harus keluarkan dalam bentuk zakat, sedekah dan infaq,” ucap Politisi Partai Golkar ini.
Baca Juga : Fraksi PKS Soroti Kinerja BUMD dan Rendahnya Kontribusi terhadap PAD Makassar
Tidak hanya itu, Wahab Tahir juga telah mengagendakan untuk melakukan buka puasa bersama konstituennya sebanyak 8 kali pertemuan.
“Kita juga akan buka puasa bersama konstituen, mulai besok (Senin) 27 Maret, akan kami lakukan pertama di posko jalan satando,” cetus Wahab. (*)

