MAKASSAR, KATABERITA.CO – Workshop keempat program capacity building Temasek Foundation Singapore Cooperation Enterprise (SCE) memasuki hari ketiga, Rabu (8/3)

Berbeda dengan dua hari sebelumnya, kali ini peserta workshop tidak hanya duduk dan menerima materi dari Tim SCE.
Akan tetapi peserta workshop dan Tim SCE berkesempatan menikmati keindahan Pantai Losari dari atas Kapal Phinisi.
Baca Juga : Danny Pomanto dan Arsitek se-ASEAN Nikmati Senja di Pantai Losari dari atas Kapal Pinisi
Hal ini sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antara peserta dan trainer dari SCE.
Juga sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari Kota Makassar.
“Jadi kita sengaja mengajak Tim SCE beserta para peserta untuk berkeliling, melihat kawasan reklamasi, Pantai Losari, Pulau Samalona, yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan,” kata Kepala Bagian Kerja Sama Zulfitra Dianta.
Baca Juga : Panglima TNI Terkesima dengan Pembuatan Kapal Pinisi Inisiasi Danny Pomanto
Tidak hanya itu, pada moment yang sama Zulfitra Dianta juga menjelaskan project ke depan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terkait dengan penataan Anjungan Pantai Losari.
Tim SCE terkagum akan Kapal Phinisi, Kapal Tradisional Suku Bugis-Makassar yang sudah terkenal hingga ke mancanegara.
Demikian pula saat mendengarkan proses pembuatan Kapal Phinisi sehingga menjadi kapal limited edition.
Baca Juga : Danny Pomanto Siapkan Translator Jelaskan Konsep Pembangunan Kapal Pinisi ke Peserta MNEK 2023
Tim SCE, Tan Kim Leng menyampaikan apresiasi akan keindahan Pantai Losari, serta keramahan masyarakat Makassar.
Demikian pula dengan berbagai potensi yang dapat dikembangkan di Kota Makassar.
“Melihat berbagai potensi yang ada, berharap ke depan, kerja sama ini akan terus berlanjut, dan keakraban antara Makassar dan Singapura akan terus terjalin, di berbagai bidang,” tutupnya.

