MAKASSAR, KATABERITA.CO – PDAM Makassar terus berupaya untuk meningkatkan cakupan layanan pelanggan atau covarage hingga 85%.

Salah satunya dengan melakukan survei bangunan non-pelanggan dan real demand survey.
Dirut PDAM Makassar Beni Iskandar berharap ada peningkatan cakupan layanan pelanggan dengan adanya program ini.
Baca Juga : Perbaikan Pipa Selesai, PDAM Makassar Mulai Pulihkan Distribusi Air
Dengan begitu, maka pendapatan PDAM sebagai salah satu perusda penunjang target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp2 triliun dapat diwujudkan.
“Target itu selalu orientasinya pendapatan, kalau cakupan pelanggan meningkat pasti pendapatan juga akan meningkat,” kata Beni Iskandar, Senin (27/2).
Humas PDAM Makassar Muh Idris mengatakan saat ini tim sudah mulai turun melakukan survei di rumah non-pelanggan.
Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit
Survei ini, lanjut Idris, dilakukan hingga April 2023 mendatang.
“Ada 40 orang yang kita turunkan untuk melakukan survei, dan ini sudah sementara berjalan,” ungkap Idris.
Idris menuturkan survei ini dilakukan bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan dan pemerataan suplai distribusi air bersih.
Baca Juga : PDAM Makassar Siapkan Pasokan Air Bersih untuk Proyek PSEL di Tamangapa
Juga sekaligus untuk memperluas cakupan layanan pelanggan PDAM Makassar yang saat ini baru 69% dari target 85%.
“Fokus kita untuk bangunan atau rumah yang belum berlangganan PDAM. Ini juga untuk melihat berapa tingkat kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Ia menegaskan setiap petugas yang melakukan survei dilengkapi dengan surat resmi dari PDAM Makassar sehingga ia berharap partisipasi masyarakat untuk menyukseskan program ini.
Baca Juga : PDAM Makassar Gandeng Ketua RW Perkuat Layanan Air Bersih

