MAROS, KATABERITA.CO – Di Akun Sosial medianya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memastikan bahwa Pemprov Sulsel saat ini tengah melakukan penanganan sementara pada ruas Jalan Poros Pamanjengan di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, yang mengalami kerusakan parah.

Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat karena menjadi salah satu titik kemacetan harian, khususnya di jalur strategis yang menghubungkan Kota Makassar dengan Moncongloe, Maros.
“Untuk sementara kita lakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tetap bisa dilalui. Ini penting karena lalu lintas harian di ruas tersebut cukup tinggi,” ujar Andi Sudirman dalam keterangannya
Baca Juga : Pemprov Sulsel Kebut Proyek Jalan Multi Years, Progres Hertasning 63%
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Andi Ihsan dalam sebuah wawancara menyampaikan bahwa ruas jalan di wilayah Kabupaten Maros meliputi batas Kota Makassar- Pamanjengan- Benteng Gajah masuk dalam wilayah Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 di Sulawesi Selatan (2025–2027).
Hal itu Andi Ihsan ungkapkan saat mengunjungi lokasi di wilayah di Moncolloe, Maros. Sabtu (28/3).
“Solusi saat ini, kita akan melakukan pembenahan Ruas Jalan Mongcolloe. Sembari menunggu dalam waktu dekat proses pelaksanaan Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 di Sulawesi Selatan (2025–2027),” Ungkap Andi Ihsan.
Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Layanan Lansia di PPSLU Parepare
Diketahui bersama bahwa Preservasi Jalan MYC Paket 6 berfokus pada perbaikan 20 ruas strategis sepanjang 157,49 km di 9 kabupaten/kota, dan wilayah Maros yang meliputi Batas Kota Makassar- Pamanjengan- Benteng Gajah itu masuk.
“Nantinya Ruas jalan ini melibatkan rekonstruksi, pemeliharaan berkala, serta pemeliharaan rutin untuk menjaga kemantapan jalan. Daerah,” lanjutnya.
Preservasi jalan paket 6 merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan jalan provinsi secara merata di seluruh wilayah, agar tetap berfungsi optimal sekaligus mendukung kelancaran aktifitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Respons Dugaan Perkawinan Anak di Luwu, DP3ADaldukKB Lakukan Pendalaman Kasus
Secara keseluruhan, lingkup kegiatan dalam paket ini mencakup pekerjaan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED).
Pelaksanaan konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta pekerjaan pemeliharaan pascakonstruksi.
Dari sisi kriteria teknis, pekerjaan diarahkan pada rekonstruksi jalan, pekerjaan berkala, dan pemeliharaan guna memastikan fungsi layanan jalan tetap optimal dalam jangka panjang.
Baca Juga : Kebijakan WFH ASN Tiap Jumat, Pemrov Sulsel Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
“Melalui paket preservasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta penguatan aksesibilitas masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kemantapan infrastruktur jalan provinsi agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Sulawesi Selatan,” tegas Andi Ihsan.
Diketahui bersama rincian ruas Jalan Multiyears Paket 6 Sulsel antara lain Wilayah Toraja & Luwu: Akses menuju Bandara Pongtiku dan jalur strategis penghubung Toraja-Luwu.
Wilayah Selatan (Jeneponto & Bantaeng):Termasuk koridor Boro–Loka dan Sinoa–Bantaeng. Wilayah Metropolitan & Sekitarnya (Makassar, Maros): Ruas Parang Loe–Tamalanrea Raya (Maros), batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah. Pusat Kota Makassar: Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Dr Ratulangi.

