0%
logo header
Kamis, 23 September 2021 08:48

Pembelajaran Tatap Muka di Kota Makassar Dimulai Oktober

Pembelajaran Tatap Muka || ist
Pembelajaran Tatap Muka || ist

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menargetkan aktivitas belajar mengajar di sekolah dimulai Oktober. Namun, sebelum itu, pihaknya akan melakukan swab massal kepada seluruh siswa terlebih dulu.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah bersiap menerapkan sistem pembelajaran tatap muka. Syarat untuk memulai aktivitas belajar mengajar di sekolah sudah dikantongi.

Kota Makassar saat ini berstatus zona kuning penyebaran Covid-19. Bahkan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan itu juga sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level II.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menargetkan aktivitas belajar mengajar di sekolah dimulai pada Oktober, mendatang. Namun, dia tidak ingin terburu-buru. Pihaknya akan melakukan swab massal kepada seluruh siswa terlebih dulu.

Baca Juga : Sukses Gelar Nobar Indonesia Lawan Uzbekistan, Masyarakat: Terima Kasih Pak Wali!

“Persiapan pembelajaran tatap muka ini, saya tidak mau main-main. Tidak boleh langsung kita laksanakan tanpa melakukan pencegahan,” tegas Danny.

Kata Danny, proses untuk memulai pembelajaran tatap muka sementara berlangsung. 48 item yang menjadi persyaratan dari pemerintah pusat tengah diperiksa di masing-masing sekolah.

OPD terkait juga diminta turun melakukan pengecekan di sekolah. Tujuannya untuk memastikan sterilisasi lokasi. Khususnya memantau penerapan protokol kesehatan dan mekanisme pembelajaran di kelas.

Baca Juga : Hari Ini, Tiga Besar Hasil Lelang Tujuh Jabatan Lowong Pemkot Makassar Dikirim ke Kemendagri

“Kita pastikan anak-anak sehat sebelum masuk sekolah, ruangan memungkinkan dan penyelenggaran betul-betul sesuai prosedur,” tegas dia.

Danny berharap kasus baru positif di Kota Makassar terus menurun. Sebab penyelenggaraan belajar tatap muka di sekolah bergantung kondisi Covid-19.

“Target kita kan awal-awal Oktober sudah bisa mulai belajar tatap muka, tapi kan kita lihat dulu perkembangan kasus di Kota Makassar. Kalau dia stabil dalam satu minggu ini kita jalan, jangan sampai naik lagi,” papar dia.