MAKASSAR, KATABERITA.CO — Pemerintah Kota Makassar kembali mencatatkan prestasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Selain meraih Terbaik I kategori Creative Financing, Makassar masuk tiga besar kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting.
Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus memperkuat program percepatan penurunan stunting melalui intervensi lintas sektor.
Baca Juga : DPPKB Makassar Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas Program Kependudukan 2026
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mengatakan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, keluarga, hingga masyarakat.
Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan setelah anak mengalami masalah pertumbuhan, tetapi dimulai dari penguatan keluarga dan perencanaan kehidupan sejak awal.
“Penanggulangan stunting harus dilakukan secara terpadu. Penguatan keluarga, pemenuhan gizi, edukasi, serta pemantauan tumbuh kembang menjadi bagian penting dari upaya pencegahan,” ujar Irwan.
Baca Juga : Harganas ke-33, DPPKB Makassar Pastikan Layanan KB Jangkau Wilayah Kepulauan
DPPKB Makassar terus mendorong penguatan program berbasis keluarga dan masyarakat, termasuk edukasi mengenai perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, pengasuhan, serta pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak.
Irwan menegaskan, penghargaan yang diraih Pemkot Makassar menjadi motivasi bagi DPPKB untuk meningkatkan kualitas intervensi dan memastikan program pencegahan stunting menyentuh keluarga yang membutuhkan.
“Kita ingin memastikan setiap keluarga memiliki pengetahuan dan akses yang memadai untuk mendukung tumbuh kembang anak. Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga,” katanya.
Capaian Makassar di kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam menangani persoalan sosial dan kesehatan masyarakat.
DPPKB berkomitmen memperkuat kolaborasi tersebut agar upaya percepatan penurunan stunting tidak berhenti pada capaian program, tetapi menghasilkan perubahan nyata terhadap kualitas hidup keluarga dan generasi mendatang.

