0%
logo header
Senin, 27 Juli 2026 18:59

Makassar Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos Nasional, Munafri Minta Seluruh OPD Terlibat

Makassar Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos Nasional, Munafri Minta Seluruh OPD Terlibat

Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan awal implementasi program percontohan digitalisasi bantuan sosial yang diinisiasi pemerintah pusat. Makassar menjadi salah satu dari 42 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai lokasi piloting program tersebut.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin Rapat Koordinasi Pemantapan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (27/7)

banner pdam

Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan awal implementasi program percontohan digitalisasi bantuan sosial yang diinisiasi pemerintah pusat. Makassar menjadi salah satu dari 42 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai lokasi piloting program tersebut.

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Sosial, Andi Bukti Djufrie memaparkan perkembangan pelaksanaan program beserta strategi percepatan implementasi di seluruh wilayah Kota Makassar.

Baca Juga : Munafri Buka Turnamen Padel REI, Dorong Kolaborasi Pemkot dan REI Perkuat Ekonomi Kota

Kata dia, tahapan program saat ini difokuskan pada pembentukan ribuan agen pendamping yang akan mempercepat proses pendataan sekitar 436 ribu kepala keluarga di Kota Makassar.

“Agar seluruh warga, khususnya sekitar 436 ribu kartu keluarga, dapat terdata mulai dari desil 1 hingga desil 10,” ujarnya.

Sementara, Wali Kota Munafri menegaskan keberhasilan program tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga : Terima KKDB, Wali Kota Appi Ajak Kolaborasi Atasi Sampah dari Rumah, Jadi Sumber Ekonomi

Ia menginstruksikan Dinas Sosial segera berkoordinasi dengan seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan lurah untuk menyusun pembagian tugas serta menetapkan penanggung jawab di setiap wilayah.

Selain mempercepat pendataan, Munafri juga meminta pelaksanaan program disertai sosialisasi yang edukatif dan persuasif agar masyarakat memahami tujuan digitalisasi bantuan sosial.

“Ini bukan hanya tugas Dinas Sosial. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Semua perangkat daerah harus bergerak dan mengambil peran agar pelaksanaan piloting ini berjalan optimal,” tegas Munafri.