MAKASSAR, KATABERITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Karta Jayadi kembali melakukan kunjungan silaturahmi. kali ini ia mengunjungi ke Fakultas Teknik (FT) UNM yang berlokasi di Jalan Daeng Tata Raya Parang Tambung, Selasa (28/5)

Pada kegiatan tersebut dihadiri Sejumlah pimpinan Fakultas Teknik UNM dan seluruh Civitas Akademika FT UNM.
Pada kesempatan itu Rektor UNM Prof Karta Jayadi dalam arahannya meminta agar seluruh unsur pimpinan bersatu dan bekerja bersama dalam kemajuan Fakultas dan Universitas.
Baca Juga : Hasil MTQ Mahasiswa Nasional 2025: UNM Raih Dua Medali, Akhiri Puasa Gelar
“Meskipun dinamika kemarin begitu keras tapi itu tidak mengurangi persabahabatan kita. Tidak ada alasan untuk saling menghormati,” ungkap Prof Karta Jayadi.
Ia mengimbau agar dinamika selama pemilihan rektor (Pilrek) kemarin tidak lagi menjadi batas dalam melakukan kerja-kerja kelembagaan.
“Proses Pilrek kemarin mari kita anggap sudah selesai, dinamika selama pilrek mari kita lupakan, saatnya kita bersatu dan bekerja bersama, politik kampus itu harus menjadi cerminan kedewasaan kita berdemokrasi apa lagi kita sebagai akademisi,” tegasnya.
Baca Juga : Rektor UNM Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Awak Media, Prof Karta: Ini Bentuk Penghargaan
Mantan Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Itu pun memaparkan agenda prioritas selama masa kepemimpinannya dengan menjadikan pengembangan dan renovasi sara dan prasarana.
Sementara itu, Dekan FT UNM Prof Muhammad Yahya dalam sambutannya mengatakan apa yang menjadi program prioritas yakni perbaikan sarana dan prasarana yang telah di agendakan Rektor Terpilih Prof. Karta Jayadi menjadi hal yang memang sangat di butuhkan khususnya Fakultas Teknik.
“Kami berbahagia apa yang menjadi program prioritas yakni pembenahan saran dan prasarana memang sangat di butuhkan di FT, Saya sudah berkoordinasi dengan pimpinan jurusan dan prodi untuk mendata ruangan kelas yang mau kita standarisasi,” ungkapnya.
Baca Juga : Ngopi Bareng Rektor UNM di Balla DKSS: Seniman dan Budayawan Bahas Masa Depan Kesenian Sulsel
Selain itu, ia melaporkan bahwa ada 5 Prodi yang digodok untuk meraih akreditasi Internasional yang membutuhkan perbaikan fasilitas sarana dan prasarana.
“5 prodi kami ini yang menjadi program akreditasi internasional itu memerlukan bantuan sarana dan prasarana yang belum terstandar,” harapnya. (*)

