0%
logo header
Sabtu, 28 Januari 2023 00:53

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjadi di Makassar Hingga Pukul 02.00 Wita

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjadi di Makassar Hingga Pukul 02.00 Wita

Kota Makassar berpotensi diguyur hujan deras disertai angin kencang hingga pukul 02.00 wita dini hari, Sabtu (28/1).

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Makassar berpotensi diguyur hujan deras disertai angin kencang hingga pukul 02.00 wita dini hari, Sabtu (28/1).

banner pdam

Informasi itu berdasarkan update peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar.

Kondisi ini berpotensi terjadi di Kecamatan Mariso, Ujung Pandang, Wajo, Ujung Tanah, dan Tamalate.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Instruksikan Jajaran Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Dan dapat meluas hingga ke Kecamatan Makassar, Mamajang, Panakukang, Biringkanayya, Manggala, Rappocini, Tamalanrea, Tallo, dan sekitarnya.

“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 02.00 wita,” tulis Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/1) malam.

Berdasarkan info tersebut, ada beberapa daerah di Sulawesi Selatan yang juga berpotensi diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Baca Juga : BPBD Makassar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem 23–24 November

Yakni Kecamatan Bangkala, Tamalatea, Bangkala Barat, dan Bontoramba di Kabupaten Jeneponto. Bontonompo, Bajeng, Bajeng Barat, Bontonompo Selatan, dan Barombong di Kabupaten Gowa.

Di Kabupaten Takalar daerah yag berpotensi yakni Mappakasunggu, Mangarabombang, Galesong Selatan, Galesong Utara, Polombangkeng Selatan, Polombangkeng Utara, Pattallassang, Sanrobone, dan Galesong.

Kecamatan Bungoro dan Labakkang di Kabupaten Pangkep. Di Kabupaten Luwu terjadi di Kecamatan Walenrang, Bua, Lamasi, Walenrang Barat, Lamasi Timur, Walenrang Utara, Walenrang Timur, dan Basse Sangtempe Utara.

Baca Juga : BPBD Makassar Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Angin Kencang di Wajo

Kabupaten Luwu Utara di Sabbang dan Rongkong. Di Kota Palopo yaitu Wara Selatan, Telluwanua, Wara Timur, Wara Barat, Sendana, Mungkajang, dan Bara.

Sedangkan di Kabupaten Toraja Utara berpotensi terjadi di Rantepao, Sesean, Naggala, Sanggalangi, Buntao, Sadan, Tikala, Balusu, Tallunglipu, Barrupu, Buntu Pepasang, Kesu Tondon, Bangkelekila, Sesean Suloara, dan Rantebua.

Kondisi ini juga dapat meluas dibeberapa wilayah di Kecamatan Binamu, Batang, Tarowang, Arungkeke, Kelara, Turatea di Kabupaten Jeneponto

Baca Juga : Kemarau Intai Sulsel Mulai Mei, BMKG Ingatkan Kekeringan dan Karhutla

Kabupaten Gowa meluas di Kecamatan Parangloe, Bontomarannu, Palangga, Somba Opu, Bungaya, Biringbulu, Pattallassang, dan Manuju.

Kondisi ini juga dapat meluas ke Kabupaten Maros yakni di Mandai, Bantimurung, Maros Baru, Bontoa, Tanralili, Marusu, Simbang, Tompobulu, Lau, Turikale, dan Moncongloe.

Di Kabupaten Pangkep juga meluas ke Kecamatan Pangkajene, Balocci, Marang, Segeri, Mjnasa Tene, Mandalle, dan Tondong Tallasa,

Baca Juga : Kemarau Intai Sulsel Mulai Mei, BMKG Ingatkan Kekeringan dan Karhutla

Serta di Kabupaten Barru yakni Kecamatan Tanete Riaja, Tanete Rilau, Barru, dan Pujananting.