MAKASSAR. KATABERITA CO – Di tengah hiruk-pikuk seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, satu nama yang mencuri perhatian adalah Achmad Hendra Hakamuddin.

Bukan hanya karena ia masuk tiga besar, tapi juga karena rekam jejaknya sebagai birokrat tangguh yang dikenal tenang, matang, dan sarat pengalaman.
Lahir di Makassar pada 17 November 1978, Hendra memulai karier sebagai CPNS pada tahun 1997.
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Lapangan Karebosi Jadi Pusat Upacara
Ia merupakan lulusan STPDN angkatan 2000 dan kemudian melanjutkan pendidikan S-2 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dengan konsentrasi Administrasi Publik.
Perjalanan kariernya banyak ditempa di Kabupaten Tangerang, di mana ia sempat menjadi camat, sekretaris instansi, hingga kepala dinas.
Prestasi Hendra di sana tak lepas dari kemampuannya membangun jejaring kerja dan menyelesaikan pelatihan kepemimpinan tingkat IV, III, hingga II dengan hasil memuaskan.
Baca Juga : Munafri-Melinda Kunjungi TPA Tamangapa Cek Progress Transformasi Menuju Sanitary Landfill
Namun, hasrat kembali ke tanah kelahiran membawanya ke Kota Makassar.
Ia menjawab tantangan lelang jabatan dan diangkat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Kemudian, pada 26 Juli 2021, ia ditunjuk sebagai Kepala BPBD Makassar.
Di posisi inilah ia memperlihatkan sisi kepemimpinan dalam kondisi darurat, di mana kecepatan dan kolaborasi lintas sektor sangat krusial.
Tak sedikit yang menilai, ketenangan Hendra menjadi kekuatannya.
Salah satu pesaingnya dalam seleksi sekda, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar Andi Zulkifli Nanda bahkan memberikan pujian.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
“Pak Hendra itu orangnya luar biasa. Dia banyak tahu, apalagi soal BPBD, laut, sampai urusan yang bukan bidangnya pun dia paham. Saya lihat dia sangat tenang saat seleksi, lebih banyak senyum daripada bicara,” ujar Zulkifli di sebuah warung kopi, Senin (28/4).
Kini, dengan pangkat Pembina IV/c dan posisi strategis sebagai Kepala BPBD, Hendra masuk fase krusial kariernya.
Masuk dalam tiga besar calon Sekda merupakan bukti pengakuan atas kapasitasnya.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
Tapi lebih dari itu, ini adalah kesempatan baginya untuk membawa etos kerja dan semangat pengabdian ke level tertinggi dalam birokrasi kota.
“Keraguan hanya bisa dijawab dengan kerja. Itulah prinsip saya sejak awal,” ungkap Hendra suatu waktu. (Jie_e)
Berikut ringkasan profil dan rekam jejaknya:
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
Nama Lengkap: A. Hendra Hakamuddin, S.STP., M.PA
TTL : Makassar, 17 November 1978
Pangkat Terakhir: Pembina IV/c
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
Jabatan Terakhir: Kepala BPBD Kota Makassar
Instansi: Pemerintah Kota Makassar
Riwayat Jabatan:
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
Kepala Bidang Perencanaan, Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM (2007)
Camat (2011)
Sekretaris Instansi (2013)
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
Kepala Dinas (2015)
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (2015)
Kepala BPBD Kota Makassar (2021–sekarang)
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
Riwayat Pendidikan:
SMU Negeri 2 Makassar (1996)
Diploma IV Ilmu Pemerintahan, STPDN (2000)
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
S-2 Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada (2013)
Pelatihan Kepemimpinan:
Diklatpim IV (2007)
Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat
Diklatpim III (2009)
Diklatpim II (2015)
(Jie_e)

