0%
logo header
Rabu, 13 Maret 2024 13:21

Hari Ini, Tiga Besar Hasil Lelang Tujuh Jabatan Lowong Pemkot Makassar Dikirim ke Kemendagri

Kepala Dinas Pertanahan Makassar Akhmad Namsum
Kepala Dinas Pertanahan Makassar Akhmad Namsum

Kepala BKPSDM Kota Makassar Akhmad Namsum

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar telah mengirim nama-nama tiga besar hasil lelang tujuh jabatan lowong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (13/3), hari ini.

banner pdam

“Iye, sudah kita kirim (nama-nama tiga besar) hari ini ke pusat,” singkat Kepala BKPSDM Kota Makassar Akhmad Namsum, Rabu (13/3).

Akhmad Namsum menjelaskan, tiga nama di masing-masing tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu untuk mendapatkan persetujuan KASN. Setelah itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto akan menunjuk satu pejabat untuk dilakukan pelantikan.

Baca Juga : Pemkot Makassar Tunggu Arahan Pusat, WFH Guru Belum Diterapkan

“Jadi, tiga nama itu disetujui dulu oleh pusat baru pak wali tunjuk satu. Nah, setelah itu pak wali lantik mereka,” tukasnya.

“Untuk siapa yang menduduki jabatan lowong, baru akan ketahuan setelah dilantik. Waktu pelantikan, kami siap kapanpun,” tambahnya.

Diketahui, Peserta lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkot Makassar yang lolos tiga besar di masing-masing jabatan lowong telah diumumkan.

Baca Juga : Kota Makassar–Palu Jajaki City to City Cooperation, Munafri: Sinergi Jadi Kunci

Posisi Kepala Dinas Ketahanan Pangan diisi oleh Alamsyah Sahabuddin, Muhammad Fadli, dan Syahruddin.

Dinas Komunikasi dan Informatika yaitu Andi Pangeran Nur Akbar, Azhar Anwar, Ismawaty Nur.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yaitu Ferdy Mochtar, Ismawaty Nur, dan Kamelia Tamrin Tantu.

Baca Juga : Gerak Cepat Dishub Makassar dan BKPSDM, Taspen Salurkan Santunan untuk Ahli Waris Petugas PJU

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yaitu Abdul Haris Has, Andi Tenri Lengka, dan Aswin Kartapati Harun.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) yaitu Syahruddin, Benyamin B Turupadang, Ita Isdiana Anwar.

Dinas Sosial (Dinsos) yaitu Andi Pengeran Nur Akbar, Harun Rani, dan Ita Isdiana Anwar.

Baca Juga : SIMKS hingga Ukom BKN, BKPSDM Makassar: Bangun Kepemimpinan Kepsek Berintegritas

Satpol PP yaitu Arfan Sery Jusuf, Aswin Kartapati Harun, da Ikhsan NS.

Untuk menentukan satu pejabat defenitif di tujuh jabatan lowong, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sudah mempunyai kriteria sendiri.

Di mana penunjukan pejabat defenitif dari tiga besar peserta yang lolos seleksi hasil penilaian pansel menjadi hak prerogatif wali kota selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Baca Juga : SIMKS hingga Ukom BKN, BKPSDM Makassar: Bangun Kepemimpinan Kepsek Berintegritas

Kriteria-kritria yang dimaksud seperti recording masing-masing pejabat yang lolos. Dalam hal ini sejarah pejabat yang bersangkutan dalam bekerja.

“Saya pertama tentunya recording, jadi sejarah bekerja dan di dalam record itu ada namanya loyaliti dan loyaliti itu menyangkut sustainability,” kata Danny Pomanto, Senin (11/3).

Seorang pejabat harus loyal terhadap pimpinan. Apalagi mereka yang menduduki posisi JPTP. Kemudian, kriteria lain tentunya prestasi dan kinerja.

Baca Juga : SIMKS hingga Ukom BKN, BKPSDM Makassar: Bangun Kepemimpinan Kepsek Berintegritas

“Kan saya pasti akan berakhir, makanya orang harus selalu loyal sama pimpinannya. Siapa pun pimpinannya,” ujarnya.

“Jadi kita harus lihat sejarahnya dan tentunya prestasi dan kinerja,” tambah Danny Pomanto.

Ia pun mengungkapkan hanya menerima nama peserta yang lolos tiga besar. Tak ada intervensi dalam penilaian peserta.

Baca Juga : SIMKS hingga Ukom BKN, BKPSDM Makassar: Bangun Kepemimpinan Kepsek Berintegritas

“Dari tiga besar itu nanti saya yang pilih satu,” tuturnya.

Soal penetapan pejabat defenitif, kata Danny Pomanto segera akan diumumkan dan dilantik sebab akan ada banyak posisi yang kembali bergeser sehingga perlu diisi.

“Secepatnya, karena inikan bergeser semua dan setelah itu banyak pelantikan-pelantikan sampai lurah-camat,” tutupnya. (*)