MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar memfasilitasi pelaku usaha Industri Rumah Tangga (IRT) yang ada di lorong wisata mendapat izin.

Untuk itu, Dinkes Makassar mengadakan sertifikasi penyuluhan keamanan pangan Industri Rumah Tangga (IRT) di Kantor Kecamatan Biringkanaya, Rabu (29/5).
Kegiatan tersebut sekaitan dengan Nomor P-IRT sebagai Izin Produksi untuk Produk Makanan Minuman Tertentu yang dapat di produksi oleh IRT.
Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2025
Karenanya, ia menghadirkan pemateri dari DPMPTSP Makassar dan BPOM Makassar serta diikuti pelaku usaha IRT yang ada di Kecamatan Biringkanaya.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha IRT di lorong wisata yang punya produk tapi belum memiliki izin.
Apalagi saat ini banyak produk homemade di Lorong Wisata seperti keripik pisang, kue kering, dan produk olahan lainnya yang belum memiliki Nomor P-IRT.
Baca Juga : Luncurkan Hari Obat Makanan Nasional di HUT BPOM, Raffi Ahmad Sebut Taruna Ikrar Sosok Visioner
“Kita bantu melalui DPMPTSP dan BPOM Makassar untuk mengeluarkan nomor P-IRT para pelaku usaha IRT yang ada di Lorong Wisata tapi harus memenuhi syarat,” kata Koordinasi farmasi Dinkes Kota Makassar Nurlaela.
Untuk bisa mendapat Nomor P-IRT, pelaku usaha IRT harus memiliki KTP, akun email, produk, dan mengisi pertanyaan kemudian mengapload di aplikasi OSS.
“Bagi yang sudah lengkap berkasnya, ada produknya, ada e-tiket, itu bisa langsung mendapat nomor P-IRT,” ujarnya.
Baca Juga : Temui Kapolda Sulsel, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Apresiasi Penindakan Skincare Berbahaya
“Jadi mereka tidak perlu lagi pergi ke PTSP untuk mengurus, karena sudah didatangkan dan siap membantu untuk mendaftarkan lewat OSS,”ungkapnya.
Sedangkan Dinas Kesehatan dalam hal ini sebagai mempunyai fungsi pengawasan mengenai bahan baku yang digunakan, kebersihan, laik hygen, dan bahan apa yang dipakai.
“Setelah nomor izin P-IRT sudah terbit, maka mereka (pelaku usaha IRT) harus membuat pernyataan atau komitmen dan siap untuk dikunjungi oleh Dinas Kesehatan Makassar,” tutupnya.

