MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar meningkatkan kompetensi pengelola dan petugas logistik alat dan obat kontrasepsi (Alokon) serta sarana layanan penunjang keluarga berencana (KB).

Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kompetensi Pengelola dan Petugas Logistik Alat dan Obat Kontrasepsi serta Sarana Layanan Penunjang KB yang berlangsung di Ruang Sipakalebbi, Senin (13/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPPKB memastikan pengelolaan logistik pelayanan KB berjalan efektif, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan hingga pendistribusian kepada fasilitas pelayanan kesehatan.
Baca Juga : DPPKB Makassar Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas Program Kependudukan 2026
Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mengatakan kompetensi petugas logistik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan Alokon dan mendukung keberlangsungan pelayanan KB di masyarakat.
“Pengelolaan logistik KB membutuhkan ketelitian dan kompetensi agar kebutuhan alat dan obat kontrasepsi dapat tersedia tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran. Karena itu, peningkatan kapasitas petugas menjadi hal yang penting,” ujar Irwan.
Menurutnya, pengelolaan logistik yang baik akan berdampak langsung terhadap kualitas dan kesinambungan pelayanan KB bagi masyarakat.
Baca Juga : Harganas ke-33, DPPKB Makassar Pastikan Layanan KB Jangkau Wilayah Kepulauan
“Kami ingin memastikan tidak ada kendala dalam pelayanan hanya karena persoalan logistik. Dengan petugas yang kompeten dan sistem pengelolaan yang baik, pelayanan KB dapat berjalan lebih efektif, aman, dan berkelanjutan,” katanya.
DPPKB Kota Makassar terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta tata kelola logistik sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan KB yang berkualitas dan mendukung terwujudnya keluarga sehat dan berkualitas.

