0%
logo header
Selasa, 14 Juni 2022 16:22

DKP Minta Kecamatan Percepat Pembentukan Dewan Lorong Wisata

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Makassar, Muhammad Rheza memimpin rapat koordinasi membahas percepatan lorong wisata, Selasa (14/6).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Makassar, Muhammad Rheza memimpin rapat koordinasi membahas percepatan lorong wisata, Selasa (14/6).

Dewan lorong bertujuan untuk mengamankan aset pemerintah kota di setiap lorong wisata. Apalagi untuk mendukung program lorong wisata, pemerintah akan menyiapkan instruktur yang memadai. Mulai dari CCTV hingga lampu lorong, termasuk menjaga tanaman hidropnik.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Makassar, Muhammad Rheza memimpin rapat koordinasi membahas percepatan lorong wisata, Selasa (14/6).

banner pdam

Rapat ini menghadirkan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) di seluruh kecamatan.

Salah satu yang menjadi poin penting dalam rapat tersebut yakni pembentukan dewan lorong wisata.

Baca Juga : Intens Pengawasan, Tim DKP Makassar Uji Sampel Pangan di Pasar Terong

“Kita minta dewan lorong itu bisa tuntas pekan ini,” tegas Rheza.

Rheza menjelaskan keberadaan dewan lorong bertujuan untuk mengamankan aset pemerintah kota di setiap lorong wisata.

Apalagi untuk mendukung program lorong wisata, pemerintah akan menyiapkan infrastruktur yang memadai.

Baca Juga : DKP Makassar Kembali Gelar GPM, Upaya Jaga Stabilisasi Harga Pangan

Mulai dari CCTV hingga lampu lorong. Termasuk menjaga tanaman hidropnik yang akan dihadirkan di lorong wisata garden.

“Jadi salah satunya itu menjaga aset-aset pemerintah kota. Ini yang sementara diramu di Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala),” jelasnya.

Kata Rheza, mereka yang ditunjuk sebagai dewan lorong wisata yakni tokoh masyarakat, anak muda kalangan milenial, dan perwakilan gender.

Baca Juga : Soal PSAT, Kabid Keamanan Pangan DKP Makassar Sebut Sarana Uji Aman Penting

“Ada tiga dewan di setiap lorong wisata. Ini yang harus dibentuk di lorong dan dimusyawarahkan bersama RT/RW dan lurah,” bebernya.

Saat ini pemerintah kota sementara menggenjot pengadaan lorong wisata. Apalagi, puluhan lorong wisata yang menjadi pilot project akan dilaunching pada 17 Agustus 2022, mendatang.

“Sudah proses tender rata-rata OPD terkait dengan fisiknya. Insya Allah kita kejar launching,” tutupnya.