MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Makassar diberi target untuk menghadirkan 500 lorong wisata tahun ini.

Jumlah itu 50% atau setengah dari total lorong wisata yang akan dihadirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Di mana setiap tahun, pemerintah kota menargetkan seribu lorong wisata hingga 2026.
Baca Juga : Intens Pengawasan, Tim DKP Makassar Uji Sampel Pangan di Pasar Terong
Kepala DKP Makassar, Muhammad Rheza mengaku optimistis bisa mencapai target tersebut.
Terlebih hingga akhir Maret kemarin, sudah ada lebih dari 400 lorong yang lolos verifikasi.
“Tidak serta merta lorong itu kita tunjuk sebagai lorong wisata, makanya kita verifikasi dulu mana yang memenuhi kriteria mana tidak,” kata Rheza, Sabtu (2/4).
Baca Juga : DKP Makassar Kembali Gelar GPM, Upaya Jaga Stabilisasi Harga Pangan
Rheza menjelaskan untuk menjadi lorong wisata garden ada beberapa kriteria yang mesti dipenuhi. Seperti lorong tidak boleh sempit dan memiliki akses cahaya.
“Khusus ketahanan pangan itu tidak sembarangan lorong yang dipilih. Jadi ada banyak yang harus kita pertimbangkan,” tuturnya.
Selain itu, masyarakat sekitar juga harus memiliki keinginan untuk merawat tanaman-tanaman yang ada di lorong. Harapannya, anggaran yang dialokasikan pemerintah tepat sasaran.

