0%
logo header
Selasa, 17 Januari 2023 23:01

Dispora Makassar Gandeng Kejati Sulsel Kawal Proyek Macca Senilai Rp270 Miliar

Dispora Makassar bersama dengan Kejati Sulsel membahas pendampingan proyek Macca
Dispora Makassar bersama dengan Kejati Sulsel membahas pendampingan proyek Macca

Dispora Kota Makassar menggandeng Kejati Sulsel untuk mengawal mega proyek Makassar Core City Arena (Macca). Proyek strategis Pemkot Makassar senilai Rp270 miliar itu kini sudah memasuki tahapan masa sanggah prakualifikasi di LPSE Makassar.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar menggandeng Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) untuk mengawal mega proyek Makassar Core City Arena (Macca).

banner pdam

Proyek strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar senilai Rp270 miliar itu kini sudah memasuki tahapan masa sanggah prakualifikasi di Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Makassar.

Diketahui ada 49 perusahaan yang mengikuti proses tender di LPSE. Namun setelah dilakukan penetapan hasil prakualifikasi hanya tujuh perusahaan yang memenuhi syarat.

Baca Juga : Targetkan 12 Ribu Peserta, Makassar Half Marathon Bakal Digelar Mei 2026

Kepala Dispora Kota Makassar Andi Pattiware secara tegas mengatakan keterlibatan kejaksaan karena ia tidak ingin mega proyek pemerintah kota ini terdapat kesalahan. Sebelum atau setelah proyek dikerjakan.

Apalagi proyek ini akan menjadi ikon baru di Kota Makassar. Sehingga menurut Andi Pattiware, proyek ini mesti dilakukan secara matang.

“Kita sudah bertemu dan membahas dengan Kejati Sulsel. Selanjutnya, akan keluar Surat Pendampingan dari Kejati dalam waktu dekat,” kata Andi Pattiware, Selasa (17/1).

Baca Juga : Tampilkan Program Unggulan, Booth Makassar Jadi Magnet di Indonesia City Expo

Berdasarkan jadwal di LPSE, penandatanganan kontrak kerja sama dengan pemenang tender akan dilakukan pada Februari 2023.

“Harapan kita agar proyek Macca ini berjalan sesuai yang diharapkan dan tanpa ada kendala apapun,” ujarnya.

Rencananya proyek multiyears ini akan mengadopsi metode dan managemen kontruksi pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) dari PT Jakarta Propertindi atau JAKPRO.