MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dansatgas Densus 88 Antiteror Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombespol Agung Novrianto Masloman menemui dan bersilaturahmi dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Amirullah, Senin (30/1) pagi.

Dalam jumpa singkat tersebut, keduanya bersinergi tentang pengamanan Makassar, termasuk perihal konsep CCTV yang saat ini sementara dijalankan Pemkot Makassar untuk mendukung kondisi itu.
Danny Pomanto mengatakan CCTV Pemkot Makassar sangat membantu kepolisian dalam hal ketertiban masyarakat. Apalagi di tempat strategis sehingga mampu mengawasi pergerakan masyarakat.
Baca Juga : Anggaran Pengadaan Randis Dialihkan, Fokus Program Strategis
Dia juga menuturkan sudah memiliki War Room yang merupakan program unggulan Pemkot Makassar di bawah kepemimpinannya sejak periode pertama.
Sejak itu, banyak yang disinkronkan dengan pihak kepolisian. Seperti Command Center yang ada di Lantai 10 Balai Kota Makasdar dengan Command Center di Polrestabes Makassar.
Untuk pengembangannya tahun ini, pihaknya sementara menggodok nota kesepahaman atau MoU dengan Polda Sulsel untuk menyinergikan seluruh CCTV.
Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD
Juga bersinergi pihak kepolisian terkait dengan pengelolaan ETLE (Electronic Tilang Law Emforcement) dengan mensupport 14 titik (20 unit) kamera ANPR dan lisensi aplikasi untuk meningkatkan kemampuan CCTV mengenal obyek dan pelanggaran di Kota Makassar.
Danny Pomanto menyebutkan total CCTV sebanyak 2.552 unit mengcover wilayah kota makassar. CCTV tersebut dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar.
Semuanya terpasang di lorong-lorong wisata, kantor kelurahan, jalan utama (traffic dan surveillance), dan pemantauan gedung pemerintahan, serta pusat layanan publik dan ruang terbuka hijau.
Baca Juga : Lewat Syawalan, Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Kota
“Ini kita terus kembangkan dengan memasang penambahan CCTV di Lorong Wisata, satu lorong kita pasang empat unit CCTV dan itu kita sinkronkan dengan war room,” ucapnya.
Danny Pomanto berharap pihak Densus 88 Antiteror Sulsel memberikan masukan untuk pengembangan CCTV kedepannya.
“Berikan kami input juga seperti di mana saja posisi kameranya, ketinggian, sudut dan sebagainya,” pesannya.
Baca Juga : Tak Kenal WFH, Wali Kota Makassar Tancap Gas Benahi Krisis Sampah dari Hulu ke Hilir
Sementara itu, Dansatgas Densus 88 Antiteror Sulsel Kombespol Agung Novrianto Masloman mengaku dirinya salut dengan Danny Pomanto yang begitu siap dalam keamanan dan ketertiban Makassar.
Bahkan dia mengapresiasi langkah Danny Pomanto dan tim perihal pemasangan CCTV di lorong-lorong itu.
Sepengetahuannya, di beberapa daerah masih banyak yang hanya terkonsep tetapi di Makassar sudah diterapkan.
Baca Juga : Tak Kenal WFH, Wali Kota Makassar Tancap Gas Benahi Krisis Sampah dari Hulu ke Hilir
“Pemkot sudah bagus dalam pengamanan dan antisipasi keamanan. Sudah bagus, oke. Tinggal dilanjutkan saja,” kata dia.
Selain berkoordinasi, dirinya juga memperkenalkan diri karena baru menjabat belum lama ini.

