MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menekankan pentingnya bertoleransi dan perlindungan anak, perempuan dan disabilitas.

Dalam silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di kediamannya, Senin (11/3).
Danny Pomanto menyampaikan apresiasi terhadap Pemkot Makassar dalam ketiga subjek itu luar biasa.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Dorong FKUB Perkuat Harmoni dan Kikis Stigma Intoleransi di Makassar
Pada pertemuan itu, ia mengatakan audiesni itu untuk menyempurnakan kembali posisi FKUB secara Indonesia dan menguatkan kolaborasi dengan Pemkot Makassar.
Misalnya, ada beberapa hal yang ditekankan secara regulasi.
Lantaran toleransi yang ditekankan bukan hanya pada umat beragama tetapi juga menyangkut toleransi solidaritas terhadap anak dan perempuan dan disabilitas.
Baca Juga : Makassar Raih Harmony Award 2025, Bukti Kota Kian Toleran
“Secara terpisah, Pemkot Makassar termasuk yang terbaik di Indonesia dalam hal perlindungan anak dan perempuan begitu juga dengan disabilitas. Jadi tinggal membangun koordinasi saja yang diikat dengan Perwali,” kata Danny Pomanto, usai pertemuan.
Sebagaimana diketahui banyak penghargaan yang diterimanya secara nasional berkaitan dengan upaya Kota Makassar yang inklusif terhadap disabilitas.
Juga perihal program Perkuatan Keimanan Umat dan Jagai Anakta’.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Minta Peran FKUB Jaga Toleransi dan Keberagaman di Makassar
Ketua FKUB Makassar Prof Arifuddin Ahmad mengatakan langakah itu mesti satu dalam regulasi agar koordinasi antar SKPD jauh lebih mudah.
Termasuk penguatan program yang berkaitan dengan Perkuatan Keimanan Umat dan Jagai’ Anakta. Agar generasi muda terjebak pada perilaku menyimpang; LGBT.
“Kami dari FKUB sangat mendukung karena itu ialah misi dari agama-agama. Menjaga akhlak moral anak bangsa,” katanya.
Baca Juga : CCTV Longwis Tak Lagi Seragam, Munafri Siapkan Sistem Keamanan Berbasis Zona
Pihaknya dan Pemkot Makassar menekankan toleransi sangat penting tetapi tidak dimaknai dengan kebebasan yang benar-benar melanggar norma dan regulasi.

