0%
logo header
Selasa, 28 Mei 2024 07:37

Camat Aminuddin Antisipasi Merebaknya DBD di Rappocini

Camat Aminuddin Antisipasi Merebaknya DBD di Rappocini

Aminuddin mengatakan jika saat ini sudah ada beberapa warga di wilayahnya yang terkena DBD. Sehingga hal-hal seperti ini perlu untuk segera diantisipasi agar tidak semakin meluas.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Camat Rappocini Aminuddin terus berupaya untuk mengantisipasi merebaknya kasus Demam Berdarah (DBD) di wilayahnya.

banner pdam

Untuk itu, ia bersama unsur tripika kecamatan menggelar Rapat Koordinasi di Aula Emmy Saelan Kantor Kecamatan Rappocini, Senin (27/5).

Hadir dalam rapat tersebut Sekcam Rappocini Andi Zulfadli, Kepala Unit Pelaksana Tugas Keluarga Berencana (UPT KB) Kecamatan Rappocini Syafruddin.

Baca Juga : Jaga Estetika Kota, Belasan Lapak PKL di Trotoar Jalan Sultan Alauddin Ditertibkan

Perwakilan Polsek Rappocini dan Koramil 1408-13 Rappocini, Kepala Seksi Kecamatan Rappocini, seluruh Lurah.

Juga Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKKB), dam beberapa kepala puskesmas di wilayahnya. Yakni, Puskesmas Ballaparang, Puskesmas Kassi-Kassi, Puskesmas Mangasa, dan Puskesmas Minasa Upa.

“Agenda kita dalam rapat ini selain mengenai penanganan dan satu data stunting di Rappocini juga untuk mengantisipasi merebaknya kasus DBD,” kata Aminuddin.

Baca Juga : Camat Rappocini Hadiri Peringatan Maulid dengan Warga Jipang

Aminuddin mengatakan jika saat ini sudah ada beberapa warga di wilayahnya yang terkena DBD. Sehingga hal-hal seperti ini perlu untuk segera diantisipasi agar tidak semakin meluas.

“Jadi kami dari pemerintah setempat bekerja sama dengan empat puskesmas yang ada di Rappocini untuk dapat mengatisipasi DBD,” ungkap Aminuddin.

Ia juga mengimbau seluruh warganya untuk segera menyemprotkan fogging di wilayahnya masing-masing bersama dengan puskesmas.

Baca Juga : Camat Rappocini Buka Road Show CBP Rupiah

“Untuk itu kami minta kepada puskesmas untuk langkah-langkah yang harus diambil di dalam pencegahan DBD di Rappocini” tambahnya.

Aminuddin juga menyampaikan bahwa rakor bersama Tripika Kecamatan ini juga diadakan dalam rangka meningkatnya jumlah anak yang juga beresiko stunting di Makassar khususnya di Rappocini.

“Baru-baru ini diumumkan oleh bapak pak wali kondisi warga yang beresiko stunting yang ada di Makassar ini meningkat. Sehingga hari ini kami rapat dan mengundang Dinas KB serta puskemas untuk menjelasakan kondisi dan menyinkronkan data sehingga kami dari tripika dapat bekerjasama dalam mencari solusi” tutup Aminuddin.