0%
logo header
Rabu, 29 Oktober 2025 17:07

BPBD Makassar Gelar Kunjungan Inovasi SALAMA di SDN Kalukuang 1

BPBD Makassar Gelar Kunjungan Inovasi SALAMA di SDN Kalukuang 1

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar kembali melaksanakan kegiatan Kunjungan Inovasi SALAMA di UPT SPF SD Negeri Kalukuang 1

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar kembali melaksanakan kegiatan Kunjungan Inovasi SALAMA di UPT SPF SD Negeri Kalukuang 1, Selasa (28/10).

banner pdam

Program ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli.

SALAMA, singkatan dari Sahabat Anak melalui Afirmasi Bencana, merupakan inovasi edukasi kebencanaan yang dirancang untuk menanamkan pemahaman kesiapsiagaan sejak usia dini.

Baca Juga : Tindaklanjuti Aduan Warga, Pemkot Makassar Bersihkan Kanal Karuwisi–Pettarani

Melalui metode pembelajaran yang edukatif dan interaktif, program ini bertujuan membentuk karakter anak yang tanggap, peduli, serta siap menghadapi situasi darurat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengikuti berbagai sesi pembelajaran, mulai dari simulasi evakuasi sederhana, pengenalan alat penanganan darurat, hingga peralatan pertolongan pertama.

Siswa juga diajak bermain sambil belajar melalui permainan edukatif bertema kebencanaan untuk menumbuhkan semangat gotong royong.

Baca Juga : Kapal Terbakar di Pelabuhan Paotere Makassar, Sembilan Orang Luka-Luka

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli menegaskan bahwa SALAMA merupakan bagian dari strategi membangun budaya sadar bencana di kalangan pelajar.

“Anak-anak adalah generasi penerus kita. Melalui program SALAMA ini, kami ingin menanamkan sejak dini pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana,” kata Fadli.

“Dengan memahami langkah yang benar, mereka dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Kerahkan BPBD Makassar, Gabung Tim Perkuat Operasi SAR Cari Pesawat ATR 400

Ia menambahkan, program SALAMA akan terus berkelanjutan dan siap dilaksanakan di sekolah-sekolah lain, baik melalui jadwal yang telah disusun maupun berdasarkan permintaan pihak sekolah.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari guru dan siswa yang berharap edukasi kebencanaan dapat diberikan secara rutin.