0%
logo header

Sabtu, 09 September 2023 20:47

Andi Pahlevi Turun Kundapil: Tiga Hal Keluhan Warga Ditindaklanjuti

Andi Pahlevi Turun Kundapil: Tiga Hal Keluhan Warga Ditindaklanjuti

Anggota DPRD Makassar, Andi Pahlevi Dengarkan Langsung Keluhan Warga saat Kunjungan dapil (Kundapil) di SS Coffee and Space, Jalan Sunu Blok H Nomor 4, Sabtu (9/9).

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota DPRD Makassar, Andi Pahlevi memastikan semua drainase yang menjadi biang kebanjiran untuk dibenahi. Terkhusus di daerah pemilihan (Dapil) miliknya.

Demikian disampaikan Andi Pahlevi saat menerima warga pada kunjungan dapil 2 di SS Coffee and Space, Jalan Sunu Blok H Nomor 4, Sabtu (9/9).

Dapil 2 memang menjadi wilayah Andi Pahlevi. Itu meliputi kecamatan Wajo, Tallo, Bontoala, Ujung Tanah, dan Sangkarrang.

Baca Juga : Reses di Rappocini, Muchlis Misbah Getol Perjuangkan Aspirasi Warga Dapil I

Legislator dari Fraksi Gerindra ini mengaku telah menindaklanjuti beberapa keluhan warga mengenai drainase. Ia pun sudah meninjau infrastruktur tersebut.

“Kami bersama pak Lurah sudah mengunjungi ada tiga titik yang dikerjakan untuk drainase tadi di Kelurahan Parang Layang,” ujarnya.

Andi Pahlevi juga mengatakan drainase lainnya bakal dibenahi. Ia mengaku telah menampung seluruh keluhan tersebut dari reses yang digelar sebelumnya.

Baca Juga : Temukan Diskriminasi Soal Anak, Ari Ashari Ilham: Laporkan

“Jadi ini merupakan hasil dari reses yang dikeluhkan. Nah kundapil ini kita lihat tindaklanjutnya,” jelasnya.

Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan ini meminta warga bersabar. Ia memastikan seluruh keluhan terkait Infrastruktur terkhusus drainase akan dipenuhi.

“Karena anggaran pemerintah kota terbatas makanya ada skala prioritas. Jadi yang mana dulu prioritas kita benahi,” tukasnya.

Baca Juga : Sekretariat DPRD Makassar Sosialisasi Pengelolaan Rumah Kos

Sementara itu, Lurah Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Hermanto mengaku akan mengawasi terus pengerjaan drainase ini sampai selesai. Apalagi tidak lama lagi musim hujan.

Ia pun mengajak warga agar tidak membuang sampah sembarangan lagi. Terkhusus pada drainase yang baru dibenahi.

“Yang bikin tersumbat itu adalah sampah karena banyak warga yang buang disitu. Harapannya kesadaran kita dalam membuang sampah,” tukasnya. (*)