LUWU UTARA, KATABERITA.CO – AirNav Indonesia memberikan bantuan perlengkapan usaha mikro bagi karyawan kontrak/outsorcing Unit Pelayanan Navigasi Penerbangan (UPNP) Masamba, di Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu utara, Selasa (18/10).

Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan pihak Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Andi Djemma Masamba yaitu Hartono selaku PPK Bandar Udara Andi Jemma Masamba.
Ph Kepala Unit Perum LPPNPI Masamba Chodro Fatah menyampaikan penyerahan ini merupakan program Tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) AirNav Indonesia.
Baca Juga : Dinas Perdagangan Makassar Perkuat Penataan Pedagang Lewat Program Gerobak Mamajang Mulia
“Ini adalah program dari Airnav Indonesia untuk karyawan AirNav yang punya usaha mikro,” singkat Chodro Fatah.
Chodro Fatah menyebutkan melalui program TJSL atau biasa dikenal dengan sebutan CSR Ini diharap dapat memberikan manfaat bagi karyawan yang menerima.
Kata dia, ada dua karyawan di UPNP Masamba yang memiliki usaha yakni usaha mikro warung klontong penjualan sembako dan penggorengan pisang kipas.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Tekankan Sekolah Jadi Ruang Aman, Nyaman, dan Pembentuk Karakter
Di mana tempat usaha yang mereka gunakan untuk berusaha yaitu etalase dan gerobak yang terbuat dari papan kayu. Perlengkapannya masih terbatas bahkan kurang untuk menunjang produktivitas usaha.
Beberap peralatan usaha yang diberikan kepada karyawan AirNav seperti, kompor semawar, stand kompor, alat penggorengan, meja, kursi, kemasan gorengan, gerobak, dan etalase.
“Karyawan yang punya usaha itu kita bantu sarana dan prasarana. Dengan bantuan ini, kita berharap peralatan yang kita berikan bisa membantu usaha mereka,” tuturnya.
Baca Juga : Kalla Beton Berbagi Bibit Pohon dan Sembako ke Warga Lonjoboko
Ia berharap program ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan pendapatan usaha karyawan dan daya beli, kemandirian ekonomi dan perbaikan taraf hidup.
“AirNav Indonesia selalu hadir dengan memberikan berkontribusi dan membantu karyawan kontrak di UPNP Masamba sebagai bentuk perwujudan dari Program AirNav Peduli,” ungkapnya.
Program AirNav Peduli merupakan pilar ekonomi dan tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Diketahui, UPNP Masamba mempunyai karyawan kontrak/outsorcing di mana dampak dari pasca Banjir Kabupaten Luwu Utara dan Pandemi Covid-19 membuat pengahasilan usaha dan gaji mereka menurun.
Bukan hanya berpengaruh pada karyawan tetapi juga berdampak besar terhadap Perusahan Perum LPPNPI sehingga mengeluarkan kebijakan untuk efisiensi pembayaran gaji dan jam kerja sebanyak 50% demi tetap bekerjanya karyawan di lingkungan Perum LPPNPI.
Karena itu, maryawan kontrak/outsorcing harus mempunyai penghasilan alternatif dari gaji yang didapatkan sekarang, sehingga di UPNP Masamba terdapat dua karyawan kontrak/outsorcing yang memiliki usaha diluar dari pada tanggungjawab kerja.

