0%
logo header
Jumat, 18 Februari 2022 22:02

14 Daerah di Sulawesi Selatan Waspada Cuaca Ekstrem Mulai 20 Februari

14 Daerah di Sulawesi Selatan Waspada Cuaca Ekstrem Mulai 20 Februari

Sejumlah daerah di Sulawesi Selatan potensi dilanda cuaca ekstrem mulai 20-23 Februari 2022. Curah hujan pada waktu tersebut diprediksi cukup tinggi.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) potensi dilanda cuaca ekstrem mulai 20-23 Februari 2022. Curah hujan pada waktu tersebut diprediksi cukup tinggi.

Berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG Wilayah IV Makassar, hujan intensitas sedang hingga lebat potensi terjadi di 14 kabupaten dan kota.

Diantaranya, Parepare, Soppeng, Bone, Barru, Maros, Pangkep, Takalar, Makassar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Gowa, dan Selayar.

Baca Juga : Maksimalkan Pelayanan, 82 Personil BPBD Kota Makassar Ikuti Diklat Intensif

Plt Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet mengatakan prospek kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan.

Selain itu, hasil analisis terkini menunjukkan MJO (Madden Julian Oscilliation) aktif di kuadran tiga dan bergerak menuju kuadran empat dan lima (Maritime Continent).

Juga anomali suhu muka laut di Selat Makassar bagian Selatan, Perairan Selayar, dan Teluk Bone bagian Selatan bernilai positif sehingga menambah massa uap air di wilayah Sulawesi Selatan.

Baca Juga : BPBD Makassar Bekali Keterampilan Penanganan Bencana Mahasiswa UMI Lewat Program Magang

Alhasil, kelembaban udara lapisan atas hingga ketinggian 500 mb diperkirakan dalam kondisi basah (70-100%).

“Prakiraan 20-23 Februari hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan,” kata Irwan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/2).

Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan.

Baca Juga : BPBD Makassar Ikut Bantu Evakuasi Korban Banjir di Wajo

Gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter terjadi di Perairan Spermonde Makassar, Perairan Kepulauan Selayar, dan Laut Flores.

Sedangkan, gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter terjadi di Selat Makassar bagian Selatan, Perairan Parepare, Perairan Spermonde Pangkep, dan Teluk Bone bagian Selatan.

“Peringatan dini untuk kabupaten/kota Parepare, Soppeng, Bone, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, dab Selayar,” ujar dia.

Baca Juga : Evakuasi Korban Banjir, Danny Pomanto Kirim TRC BPBD ke Wajo

BMKG juga mengimbau masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat, laut, dan udara agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi pada 20-23 Februari 2022.

“Dampak itu antara lain, banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, keterlambatan jadwal penerbangan/pelayaran, dan meluapnya area tambak budidaya,” tegas Irwan.