0%
logo header
Senin, 06 Desember 2021 21:05

Waspada Pasang Air Laut Tertinggi, Wali Kota Makassar Sentil Lurah

Evakuasi korban terdampak banjir
Evakuasi korban terdampak banjir

Hujan deras terus mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir. Sejumlah wilayah pun mulai terendam banjir. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meminta seluruh pihak untuk tetap siaga mengingat malam ini merupakan pasang air laut tertinggi.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Hujan deras terus mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir. Sejumlah wilayah pun mulai terendam banjir.

banner pdam

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meminta seluruh pihak untuk tetap siaga mengingat malam ini merupakan pasang air laut tertinggi.

“Semua siaga karena malam ini pasang tertinggi,” tegas Danny, Senin (6/12).

Baca Juga : Tindaklanjuti Intruksi Wali Kota Makassar, BPBD Turun Pantau Kondisi Sungai Biring Je’ne

Danny juga memerintahkan seluruh OPD bekerja dengan cepat. Seperti, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar diminta segera menyiapkan alat berat untuk menangani sumbatan besar.

Begitu pula Satgas Drainase, segera ke lapangan untuk menangani sumbatan-sumbatan kecil pada saluran drainase sehingga menyebabkan terjadinya genangan.

Pihaknya juga meminta Dinas Sosial (Dinsos) Makassar agar segera menyiapkan paket bantuan darurat untuk masyarakat terdampak banjir, berikut dengan pasukan pembagi.

Baca Juga : Danny Pomanto Intruksikan Siaga Banjir, Puncak Pasang Tertinggi Pukul 5 Sore Hingga 9 Malam

“BPBD segera siapkan perahu karet. Persiapkan juga permohonan bantuan kepada TNI/Polri dan seluruh instansi terkait,” perintah dia.

Danny juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar segera menyiapkan tim kesehatan di lapangan lengkap dengan obat dan vitamin.

Sedangkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar diminta untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak banjir, bekerjasama dengan PDAM Makassar.

Baca Juga : Prediksi Cuaca Buruk Hingga 17 April, BPBD Makassar Imbau Masyarakat Waspada Potensi Banjir Hingga Pohon Tumbang

Sementara camat dan lurah sebagai pemimpin wilayah, diminta untuk segera menyiapkan tempat pengungsian.

Camat dan lurah juga diminta turun ke lapangan dan mengaktifkan seluruh posko recover center.

Apalagi menurut Danny tidak sedikit lurah yang masih mengabaikan perintahnya.

Baca Juga : Cuaca Ekstrim, 471 Rumah di Makassar Kembali Terendam Banjir

“Saya melihat masih banyak lurah yang main-main terhadap perintah ini,” sentil Danny.

Termasuk seluruh OPD yang tidak berkaitan dengan bencana banjir, diminta untuk tetap standby dan turut membantu masyarakat yang terdampak.

“Semua OPD wajib berkontribusi sebagai tugas perbantuan,” tutur dia.

Baca Juga : Cuaca Ekstrim, 471 Rumah di Makassar Kembali Terendam Banjir

Sementara, Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan sudah menyiapkan sarana dan prasarana penanganan bencana banjir.

Termasuk berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Sulsel untuk bantuan personel jika diperlukan. Seluruh carester standby 24 jam.

“Perahu karet kami standby kan di Carester Manggala. Pos tanggap darurat segera diaktifkan utamanya di Kecamatan Manggala dan Biringkanayya,” ucap Hendra.