MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mengingatkan warga khususnya peserta terkait pentingnya pendidikan. Sebab, hal itu modal paling berharga bagi anak.

Hal itu disampaikan Wahab Tahir–sapaan akrabnya saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Royal Bay, Jalan Sultan Hasanuddin, Senin (7/11).
“Jangan sampai kita wariskan kebodohan kepada anak-anak kita. Kita berikan dia pendidikan, itu kewajiban kita sebagai orangtua,” papar Wahab Tahir.
Baca Juga : Dugaan Pelanggaran Etik, BK DPRD Makassar Keluarkan Keputusan untuk Dua Anggota Dewan
Legislator dari Fraksi Golkar ini menegaskan pendidikan mendorong lahirnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. “Asal kita tahu di Sulsel itu sudah banyak SDM kita yang punya jabatan tinggi di luar daerah. Seperti Wali Kota Medan dulu,” jelasnya.
Untuk itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar ini menekankan baik pendidikan rumah atau di sekolah mesti diberikan kepada anak-anak. Tidak justru pasrah dengan kondisi seperti kesulitan ekonomi.
“Kita harus sekolahkan mereka. Anak-anak punya hak untuk itu dari orangtua mereka,” tukasnya.
Baca Juga : APBD 2026 Diketok Rp5,175 Triliun, Stadion Untia, TPA Antang dan Jembatan Barombong Masuk Prioritas
Sementara itu, Narasumber Sosialisasi, Pantja Nur Wahidin juga sependapat. Ia menyatakan pendidikan memang penting untuk membentuk karakter mereka.
“Jadi anak-anak kita misalnya tidak cenderung anti sosial apalagi membuat mereka melakukan kenakalan,” kata Pantja.
Salah satu hal yang juga penting, sebutnya, adalah pendidikan di luar sekolah. Seperti Orangtua diminta untuk tetap membimbing mereka selama di rumah.
Baca Juga : Panja Banggar DPRD Makassar Sebut APBD 2026 Butuh Pendekatan Agresif
“Dan itu kewajibannya orangtua. Usahakan kita ciptakan suasana belajar yang baik di rumah,” urainya.
Terakhir, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin meminta orangtua untuk menyekolahkan anak mereka. Pemkot dalam hal ini SKPD yang dipimpinnya menjamin bisa masuk sekolah. “Jadi laporkan saja jika ada anak kita yang tidak sekolah,” kata Muhyiddin.
Ia juga memastikan bahwa fasilitas dan infrastruktur di sekolah memadai bagi anak-anak mereka. Jika adapun masalah terkait hal tersebut, pihaknya akan memantau lebih dulu.
Baca Juga : Dewan Makassar Terima Audiensi Mahasiswa Terkait Persoalan Pertanahan
“Misalnya soal sekolah yang terendam, kita pergi pantau lebih dulu. Jangan sampai itu karena drainase yang bermasalah,” tutupnya. (*)

