0%
logo header
Sabtu, 18 Maret 2023 18:48

Tangani Stunting Lewat 1 Anak 1 Warung, dr Udin Malik Sebut Bisa Jadi Percontohan Nasional

Tangani Stunting Lewat 1 Anak 1 Warung, dr Udin Malik Sebut Bisa Jadi Percontohan Nasional

Ketua FKKM dr Udin Saputra Malik Bawakan Materi di kegiatan Peningkatan Pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsat) di Kota Makassar di Karebosi Premier Hotel, Jumat (17/3).

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar (FKKM), dr Udin Malik kembali menekankan pengendalian stunting butuh kepedulian bersama. Program 1 anak 1 warung makan bisa jadi acuan.

banner pdam

Program yang murni dari FKKM tersebut kembali disosialisasikan pada kegiatan Peningkatan Pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsat) di Kota Makassar di Karebosi Premier Hotel, Jumat (17/3).

Pada kesempatan itu, dr Udin Malik menyampaikan program tersebut perlu disukseskan bersama karena telah terbukti efektif. Apalagi saat ini, pengendalian stunting di Makassar sudah begitu baik jadi butuh tambahan kegiatan agar lebih baik lagi.

Baca Juga : Perkuat Mitigasi, Pemkot Makassar Bentuk Kampung Siaga Bencana di Tamalanrea

Berdasarkan data dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, angka prevalensi stunting pada 2021 sebesar 5,23 persen, kemudian turun menjadi 4,05 persen di 2022.

“Hanya memang untuk bisa sukses maka perlu kepedulian bersama. Jika berhasil maka bisa jadi percontohan nasional dan Makassar adalah penggagasnya,” ujar Alumni Fakultas Kedokteran Unhas 2013 yang meraih predikat Summa Cumlaude IPK 4.00.

Program 1 anak 1 warung makan ini telah terbukti efektif. Berdasarkan uji studi FKKM di Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, program tersebut mampu membantu menaikan berat badan anak yang terdeteksi stunting.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng Kejari Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Munafri: Maksimalkan Potensi Pendapatan Daerah

Di kelurahan tersebut dijalankan ke 11 anak, didampingi sembilan relawan, dan dikawal 7 warung. Konsepnya 1 porsi ke 1 anak per hari, apa yang diberikan ke anak tersebut adalah CSR dari warung makan tersebut.

“Rencananya mau dikolaborasikan dengan Dinas PPKB dan Dinkes,” bebernya.

Untuk bisa sukses, dr Udin Malik juga mengharapkan perlu sosialisasi masif. Hal itu pun perlu dilakukan bersama.

Baca Juga : Tingkatkan Kesejahteraan Guru Mengaji, Pemkot Makassar Siapkan Skema JHT

“Kalau ini sukses maka Makassar akan menjadi percontohan nasional,” harapnya.

Pria berkacamata itu menambahkan bahwa, lewat program ini juga akan dilakukan pendataan khusus. Apakah masyarakat sekitarnya sudah memiliki jaminan kesehatan.

Untuk menjamin, jaminan kesehatan masyarakat seperti BPJS atau KIS, maka FKKM yang akan mengawal itu.

Baca Juga : TAPD Godok 16 Program Strategis, Pembangunan Stadion Untia Hingga Penataan Karebosi Masuk Prioritas

“Kita ada program Dokter Kita dan siap untuk mengawal masyarakat,” ucapnya. (*)