MAKASSAR, KATABERITA.CO — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar M Ansar melaunching Aplikasi Sikolaki singkatan dari Saya Ingin Sekolah Karena Ilmu, di Hotel Claro, Selasa (30/8).

Aplikasi berbasis android ini merupakan kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dengan UNICEF, USAID Erat, dan NGO Lemina.
Launching aplikasi ini dirangkaikan dengan workshop kolaborasi penanganan anak tidak sekolah yang diselenggarakan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar.
Baca Juga : Pemkot Makassar Catat Realisasi Belanja 13% di Triwulan I APBD 2026
Ansar menyampaikan Aplikasi Sikolaki adalah komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama stakeholder terkait dalam upaya percepatan penanganan anak tidak sekolah.
Aplikasi ini menyiapkan data anak tidak sekolah berbasis kelurahan secara digital dan mengidentiofikasi permasalahan yang dihadapi sehingga tidak melanjutkan pendidikan wajib belajar 12 tahun.
“Tahun ini kita mulai empat kelurahan di empat kecamatan, tahun depan kita berharap seluruh kelurahan di 15 kecamatan. Jadi lurah nanti mandata anak yang ricak sekolah di wilayahnya,” kata Ansar.
Baca Juga : Tekankan Kesederhanaan, Disdik Makassar Larang Acara Penamatan Murid di Luar Sekolah
Melalui pendataan ini, anak tisak sekolah yang teridentifikasi bisa dikembalikan ke sekolah. Baik sekolah formal maupun non-formal.
Sehingga hasil dari pendataan ini bisa menjadi dasar bagi pemangku kepentingan dalam melakukan intervensi program penanganan anak tidak sekolah.
“Paling banyak kita temukan itu karens persoalan ekonomi, makanya kita data supaya mereka semua bisa mengenyam pendidikan. Minimal sampai SMA/SMK,” ungkapnya.
Baca Juga : Gerak Cepat Dishub Makassar dan BKPSDM, Taspen Salurkan Santunan untuk Ahli Waris Petugas PJU
Sementara itu, Kepala Bappeda Makassar Helmy Budiman mengatakan sudah melakukan sosialisasi kepada pemerintah kecamatan perihal cara penginputan data anak tidak sekolah melalui aplikasi ini.
“Tahun deepen kita akan memasukkan Aplikasi Sikolaki ini menjadi kegiatan di semua kecamatan dan kelurahan yang ada di Kota Makassar,” tutupnya.

