0%
logo header

Selasa, 26 Desember 2023 11:25

Refleksi Akhir Tahun, Pemkot Makassar Bakal Launching Perubahan Status Balitbangda ke BRIDA

Refleksi Akhir Tahun, Pemkot Makassar Bakal Launching Perubahan Status Balitbangda ke BRIDA

Kepala Balitbangda Makassar Andi Bukti Djufrie Perlihatkan Undangan Refleksi Akhir Tahun Pemkot Makassar Rencananya Digelar Rabu 27 Desember 2023

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Makassar akan melaksanakan Refleksi Akhir Tahun Pemerintah Kota (Pemkot) di Hotel Four Points by Sheraton pada 27 Desember 2023.

Pada momen tersebut, transformasi Balitbangda Makassar ke BRIDA Makassar akan dilaunching. Rencananya, agenda itu dihadiri Deputi Badan Riset dan Inovasi (BRIN). Kemudian, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Sekda Makassar Muh Ansar, Kepala OPD, Bagian, hingga LPM.

Kepala Balitbangda Makassar Andi Bukti Djufrie menyebutkan pihaknya telah menjadwalkan launching BRIDA di Refleksi Akhir Tahun. Kegiatan ini tertunda lantaran padatnya jadwal pimpinan dan menunggu asistensi ranperda BRIDA di Provinsi dan DPRD Makassar.

Baca Juga : Plt Kepala DPPKB Makassar Hadiri FPD, Usul Bimtek Ulang Kader KB

“Jadi, ada beberapa agenda di Refleksi Akhir Tahun. Salah satunya itu kita akan launching BRIDA,” tukas Andi Bukti Djufrie, Selasa (26/12).

Sambung Mantan Kepala DPMPTSP Kota Makassar itu, penerapan BRIDA secara otomatis sudah harus dilakukan Tahun 2024 mendatang. Apalagi, administrasi mulai regulasi hingga rekomendasi BRIN sampai pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sudah dikantongi.

“Nanti 30 Desember 2023, Perda soal BRIDA akan diketuk. Jadi otomatis, Tahun 2024 sudah berubah Balitbangda ke BRIDA,” jelasnya.

Baca Juga : Pj Gubernur Bahtiar Dorong Pemda se-Sulsel Contoh Makassar Terapkan Low Carbon City

“Setelah menjadi BRIDA, semua pejabat didalamnya akan dikukuhkan ulang karena perubahan struktur, ” tambahnya.

Selain itu, kata Andi Bukti–sapaan akrabnya, struktur BRIDA tak ada lagi jabatan kepala bidang. Mereka diganti dengan nomenklatur koordinasi karena sifatnya mengkoordinasikan Riset dan Inovasi yang ada di BRIDA.

“Jadi hanya kepala badan, sekertaris dan kepala sub bagian (kasubag). Bidang menjadi Koordinator Riset dan Koordinator Inovasi. Dua jabatan ini statusnya fungsional,” tegasnya. (*)

Baca Juga : Danny Pomanto Tekankan Pembangunan Low Carbon di FKP RKPD Makassar 2025