0%
logo header
Sabtu, 21 Oktober 2023 11:06

Porkot Cabor Panjat Tebing Resmi Dibuka, Ketum FPTI Makassar: Siap Cetak Atlet Berprestasi

Porkot Cabor Panjat Tebing Resmi Dibuka, Ketum FPTI Makassar: Siap Cetak Atlet Berprestasi

Ketua Umum FPTI Kota Makassar Andi Bukti Djufrie membuka Pekan Olahraga Kota (Porkot) VIII Kota Makassar 2023 untuk Venue Panjat Tebing Lapangan Hertasning.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Ketua Umum (Ketum) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar Andi Bukti Djufrie resmi membuka Pekan Olahraga Kota (Porkot) VIII Kota Makassar 2023 di Venue Panjat Tebing Lapangan Hertasning, Japan Hertasning, Sabtu (21/10).

banner pdam

Ketum FPTI Kota Makassar Andi Bukti Djufrie menjelaskan pelaksanaan Porkot Makassar merupakan agenda rutin kegiatan olahraga dari KONI Makassar

Cabor ini memang menantang sehingga minat pelajar masih minim.

Baca Juga : FPTI Makassar Gelar Buka Puasa: Dorong Soliditas Pengurus untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Meski begitu, pihaknya akan koordinasi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar untuk masif menyosialisasikan Cabor Panjat Tebing sekaligus pembinaan untuk pelajar.

Tujuannya, mencetak atlet berprestasi.

“Jadi cabor ini sudah kami koordinasi dengan Disdik Makassar agar masuk dalam kegiatan ekskul. Nah, disana akan ada pembinaan dengan harapan akan lahir atlet berprestasi,” jelas Andi Bukti Djufrie.

Baca Juga : Munafri Dorong Pengurus Baru KONI Makassar Tingkatkan Prestasi Olahraga Daerah

Kepala Balitbangda Makassar itu program ini juga telah dilaksanakan KONI Makassar untuk cabor lain.

Lewat pembinaan sejak dini, tagline Cetak Juara, Makassar untuk Indonesia, melahirkan atlet Panjat Tebing.

“Lewat Porkot VIII 2023 ini, kita bisa melahirkan atlet dan siap mewakili Makassar berlaga baik tingkat provinsi, nasional bahkan internasional untuk Cabot Panjat Tebing,” tukasnya.

Baca Juga : Kejurnas Kelompok Umur 2025, Atlet FPTI Makassar Sumbang Medali untuk Sulsel

Olehnya itu, ia meminta tim juri memberi penilaian secara profesional. Jangan ada kecurangan sehingga bisa membuat peserta merasa dirugikan.

Kemudian, kata dia, pihaknya mengajak para orang tua peserta ikut memberikan dorongan semangat.

“Jadi pesan saya, juri harus profesional dan menilai secara objektif. Karena anak-anak kita ini calon atlet. Saya ajak peserta untuk bertanding secara sportif sehingga tujuan kita mencetak juara bisa terwujud,” pungkasnya.