0%
logo header
Rabu, 27 September 2023 23:22

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Bakal Tindak Tegas Pelaku Spekulan Komoditi Pangan

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Bakal Tindak Tegas Pelaku Spekulan Komoditi Pangan

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin tidak segan akan menindak tegas para pelaku spekulan yang menyebabkan naiknya harga kebutuhan bahan pokok masyarakat.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mencermati kenaikan harga komoditi pangan di dua pasar tradisional di Kota Makassar. Yaitu Pasar Pa’baeng-Baeng dan Pasar Terong

Ia bahkan tidak segan akan menindak tegas para pelaku spekulan yang menyebabkan naiknya harga kebutuhan bahan pokok masyarakat.

Apalagi, kata dia, Tim Pengendali Infalsi Daerah (TPID) tidak hanya dari pemerintah daerah tapi juga melibatkan APH, kepolisian dan kejaksaan

Baca Juga : Diresmikan Menko PMK Muhajir Efendi, Danny Pomanto Apresiasi Gedung Baru Universitas Terbuka Pakai Solar Panel Dukung Low Carbon City

“Kami tidak segan menindak tegas para spekulan yang menimbulkan inflasi di daerah ini. Silahkan dilaporkan,” tegas Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, usai meninjau dua pasar tradisional, Rabu (27/9).

Berdasarkan pantauan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Forkopimda, komoditi pangan mengalami kenaikan yang memicu inflasi di daerah ini.

Seperti beras, jeruk, bawang, telur, tahu dan daging ayam potong.

Baca Juga : Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Istri Kenakan Wastra Sengkang Motif Pucuk Rebung di KKS X Digifest South Sulawesi Digital Festival

“Ada sejumlah komoditi pangan mengalami kenaikan baik di Pasar Terong maupun Pasar Pa’baeng – baeng seperti beras, jeruk, bawang, telur, tahu dan daging ayam potong,” paparnya.

Ia mengungkapkan, selain memastikan stok pangan dan distribusi komoditi bahan pangan, juga dari sisi suppliyer maupun produksi pangan.

Sedangkan dari sisi penegakan hukum, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mendukung program Pj Gubernur Bahtiar dalam upaya menekan inflasi.

Baca Juga : Prof Zudan Promosikan Event F8 Makassar di Hadapan Dua Menteri

Apalagi, sekiranya ada distribusi komoditi pangan yang terhambat atau terdapat penumpukan komoditi pangan.

“Kami tidak segan akan menindak para spekulan maupun mafia pangan di Sulsel,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Hilman Pujana. Ia, mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan distribusi dari hulu ke hilir, terdapat beberapa kendala dari sisi supplier.

Baca Juga : Aliansi Mahasiswa Dorong Kejati Sulsel Usut Proyek Pengaspalan Kawasan Industri Palopo

“Kami terus memantau dan mengimbau para distributor untuk tidak menahan pasokan distribusi komoditi pangan. Kami bersama aparat penegak hukum tidak segan untuk bertindak,” pungkasnya.