0%
logo header

Jumat, 29 Desember 2023 10:33

Pemkot Makassar Launching Pengajian Lorong dan Tahfidz Harian

Pemkot Makassar Launching Pengajian Lorong dan Tahfidz Harian

Moh. Ramdhan Pomanto mengikuti Gerakan Makassar Salat Subuh Berjamaah (GMSSB) di Anjungan Pantai Losari, Jumat (29/12/2023).

 

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Pemerintah Kota Makassar resmi menghadirkan program terbarunya yakni Pengajian Lorong dan Tahfidz Harian.

Program ini dilaunching langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto dan disaksikan alim ulama se Kota Makassar usai mengikuti Gerakan Makassar Salat Subuh Berjamaah (GMSSB) di Anjungan Pantai Losari, Jumat (29/12/2023).

Pengajian Lorong atau pelor ini dihadirkan sesuai program strategis Pemkot Makassar yakni perkuatan keimanan umat.

“Pengajian lorong sejatinya sudah jalan tapi kita mau memperkuat program ini lagi dengan tambahan tahfidz Alquran yang sudah kami cetak sebanyak 200 anak,” ucap Danny.

200 Tahfidz Quran ini, kata Danny akan turun langsung di lorong-lorong mengisi pengajian untuk mengajarkan langsung kepada anak-anak dan remaja serta mencetak tahfidz/tahfidza yang baru.

Langkah ini diambil Danny untuk tetap menggaungkan program Jagai Anakta lewat penguatan literasi Alquran di lorong.

“Tujuannya kita menguatkan kehidupan sosial di Lorong lewat Alquran agar anak-anak kita terjaga akhlak dan dijauhkan dari hal-hal buruk dari pergaulan zaman sekarang. Kita juga mau generasi penerus kita cinta Alquran dan memanfaatkan lorong sebagai ruang-ruang perkuatan umat,” ungkapnya.

Ia berharap lewat pengajian lorong dan tahfidz harian ini dapat mencetak generasi-generasi pemimpin yang beriman dan memiliki akhlak terpuji.

“Saya yakin kalau program ini jalan secara terus menerus dan kita membiasakan anak-anak kita membaca Alquran maka 100 tahun kedepan kita sudah menciptakan generasi pemimpin muslim yang kuat dan selalu dekat dengan rakyat dan selalu memperkuat umat seterusnya,” harap Danny.

Pengajian lorong ini dilaksanakan di setiap lorong Kota Makassar secara bergantian yang dimonitoring langsung oleh Bagian Kesra Kota Makassar bekerjasama dengan camat, lurah serta RT/RW setempat. (*)