0%
logo header
Kamis, 04 April 2024 22:58

Makna Ramadan bagi Plt DPPKB Kota Makassar, Syahruddin: Momentum Refleksi dan Penguatan Keluarga

Makna Ramadan bagi Plt DPPKB Kota Makassar, Syahruddin: Momentum Refleksi dan Penguatan Keluarga

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Bulan suci Ramadan menjadi momen istimewa bagi Syahruddin, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar. Tidak hanya sebagai waktu untuk memperdalam nilai-nilai spiritual, Ramadan juga menjadi ajang refleksi dan penguatan komitmen dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

banner pdam

Menurut Syahruddin, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merenungkan nilai kebersamaan dan harmoni dalam keluarga. Sebagai kepala instansi yang fokus pada pengendalian penduduk dan kesejahteraan keluarga, ia menilai bahwa esensi Ramadan selaras dengan visi membangun keluarga yang sejahtera dan harmonis.

“Ramadan mengajarkan kita tentang kebersamaan, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini sangat relevan dengan program kami di DPPKB, terutama dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan masyarakat yang seimbang,” ungkap Syahruddin, Kamis (4/4/2024).

Selama bulan Ramadan, DPPKB Kota Makassar juga berupaya mengoptimalkan program edukasi kepada masyarakat, seperti penyuluhan tentang perencanaan keluarga, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, dan membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai agama. Syahruddin menambahkan bahwa Ramadan adalah momentum untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan memperkuat kolaborasi.

“Selain meningkatkan ibadah, kami juga menjadikan Ramadan sebagai waktu untuk merefleksikan kinerja, memperbaiki layanan, dan memastikan program yang kami jalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh masyarakat maupun para pegawai DPPKB. Dengan demikian, Ramadan tidak hanya menjadi bulan penuh berkah, tetapi juga sebagai titik awal untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas di Kota Makassar.

Ramadan, bagi Syahruddin, adalah pengingat bahwa tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat tidak hanya terbatas pada tugas administratif, tetapi juga menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual di setiap aspek kehidupan