0%
logo header
Kamis, 24 Juli 2025 11:21

Makassar Tuan Rumah Munas VI JSIT Indonesia, Gagas Arah Baru Pendidikan Islam

Makassar Tuan Rumah Munas VI JSIT Indonesia, Gagas Arah Baru Pendidikan Islam 

Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia pada 24–27 Juli 2025 di Makassar.

MAKASSAR, KATABERITA.CO— Kota Makassar bersiap menjadi pusat perhatian nasional dalam dunia pendidikan Islam, dengan digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia pada 24–27 Juli 2025.

banner pdam

Kegiatan akbar ini akan mempertemukan ribuan pendidik, kepala sekolah, pengelola yayasan, hingga pegiat pendidikan dari seluruh Indonesia.

Mengusung tema ‘Inovasi dan Kolaborasi dalam Membentuk Ekosistem Pendidikan Islam yang Modern’, Munas VI JSIT tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan strategis dan pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi intelektual dan pertukaran gagasan untuk memperkuat peran sekolah Islam terpadu dalam menjawab tantangan zaman.

Baca Juga : Wagub Sulsel Apresiasi Puteri Indonesia Sulsel II 2026

Ketua Panitia Munas VI, Masita Dasa, menyatakan bahwa pemilihan Makassar sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki semangat kemajuan yang sejalan dengan visi JSIT Indonesia.

“Makassar memiliki semangat kemajuan yang kuat sebagai kota pendidikan dan budaya di Indonesia Timur. Kami ingin semangat itu menjadi inspirasi nasional dalam membangun pendidikan Islam yang adaptif dan kolaboratif,” ujarnya, Kamis (24/7).

Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, serta para akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah. Para narasumber akan menyampaikan pandangan strategis tentang arah baru pendidikan Islam terpadu agar kontekstual dengan kebutuhan zaman dan mampu bersaing secara global.

Baca Juga : Pererat Tali Silaturahmi, Makassar NRVC Gelar Buka Puasa Bersama, Tauziah dan Berbagi

JSIT Indonesia melalui Munas ini ingin memperkuat peranannya sebagai penggerak solusi pendidikan berbasis nilai keislaman, teknologi, dan karakter abad ke-21.

“JSIT Indonesia ingin menjadi penggerak solusi pendidikan yang relevan dan inklusif. Munas ini adalah tonggak penting untuk menyatukan langkah demi mencetak generasi muslim yang beradab, unggul, dan siap bersaing di level dunia,” lanjut Masita.

Selama empat hari pelaksanaan, Munas akan dirangkaikan dengan berbagai agenda utama, seperti, sidang organisasi JSIT Indonesia untuk membahas arah strategis dan kebijakan kelembagaan. Seminar nasional dan kelas inspiratif yang membahas inovasi pembelajaran, manajemen pendidikan, serta integrasi teknologi dalam sekolah Islam.

Baca Juga : Pellentesque sagittis metus id

Kemudian ekspo pendidikan Islam terpadu yang menampilkan karya dan produk unggulan sekolah-sekolah JSIT, peluncuran program strategis JSIT Indonesia sebagai bagian dari roadmap pengembangan pendidikan jangka panjang, serta puncaknya, pemilihan Ketua Umum JSIT Indonesia periode 2025–2029.

Munas VI ini diharapkan tidak hanya mencetak keputusan-keputusan penting bagi organisasi, tetapi juga mampu mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan Islam yang progresif, inklusif, dan berbasis kolaborasi lintas wilayah. Makassar, dengan kekayaan budaya dan semangat pembaruannya, menjadi simbol harapan baru dalam perjalanan panjang pendidikan Islam Indonesia. (jie_e)

Baca Juga