0%
logo header
Selasa, 02 Mei 2023 18:36

Jelang Penilaian Adipura, Fatmawati Rusdi Imbau Fokus Benahi Area Pasar dan TPA

Jelang Penilaian Adipura, Fatmawati Rusdi Imbau Fokus Benahi Area Pasar dan TPA

Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi menekankan untuk fokus pembenahan area pasar dan TPA Antang.Karena dua lokasi tersebut salah satu indikator penting yang dinilai dalam pengambilan keputusan dari tim penilai peraih Anugerah Adipura.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Adipura, di Ruang Rapat Lantai 11, Selasa (2/5).

banner pdam

Rapat tersebut dihadiri Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar beserta seluruh camat se-Kota Makassar.

Dalam rapat tersebut Fatmawati Rusdi menekankan untuk fokus pembenahan area pasar dan TPA Antang.

Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Layanan Lansia di PPSLU Parepare

Karena dua lokasi tersebut salah satu indikator penting yang dinilai dalam pengambilan keputusan dari tim penilai peraih Anugerah Adipura.

Selain itu, Fatnawati juga meminta pihak terkait melakukan pembenahan lebih awal meliputi banyak aspek.

Seperti pengolahan bank sampah. Baik bank sampah pusat maupun bank sampah unit yang sudah ada di kelurahan sudah harus kembali diaktifkan.

Baca Juga : DLH Makassar Tancap Gas, TPA Antang Disiapkan Menuju Sanitary Landfill

“Sebaiknya mungkin bagaimana management pengolahannya termasuk tentang kebersihan pasar,” ucapnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar Ferdy Mochtar menuturkan ada beberapa indikator penilaian Adipura.

Terdiri dari kondisi fisik lingkungan perkotaan dan indikator pengelolaan lingkungan perkotaan non-fisik.

Baca Juga : Hadiri Hari Jadi Parepare, Wagub Sulsel Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan UMKM

“Sangat banyak, ada juga masalah proklim itu akan kita lihat kembali seberapa besar progres yang ada di dalam, bagaimana lingkungan itu menjadi teduh dan bersih, dan ada aktifitas pengelohan sampah,” jelas Ferdy.

Beberapa pembenahan pengelolaan sampah juga bakal dilakukan di beberapa titik pasar tradisional.

Termasuk pengelolaan sampah yang ada di sekolah-sekolah dan bagaimana membuat ruang teduh melalui program sekolah Adiwiyata.

Baca Juga : Pemkot Makassar Dukung Penguatan Bela Negara melalui Latsarmil Komcad ASN dan Kepala Desa

“Kami sudah sepakati dengan pihak kecamatan untuk segera melakukan penanganan kebersihan pasar. Bagaimana pengolahan sampahnya. Kemudian juga di sekolah sendiri. Ini juga dilihat menjadi bagian dari penilaian Adipura,” paparnya.

Tidak hanya itu, hutan kota yang dimiliki Kota Makassar harus memenuhi standar seperti yang ada di Kantor Gubernur dan Universitas Hasanuddin.

Pemerintah kota perlu melakukan pembenahan baik dari pihak DLH maupun dari kecamatan terkait pengelolaan taman.

Baca Juga : Pemkot Makassar Dukung Penguatan Bela Negara melalui Latsarmil Komcad ASN dan Kepala Desa

Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga menjadi bagian dari titik sentral penilaian Adipura yang terus digenjot DLH Makassar.

“RTH kita pangkas tetapi kita juga usahakan ada pengembangan penanaman di areal lokasi RTH. Kita akan melihat taman yang dipersyaratkan oleh indikator penilaian Adipura,” ungkapnya.

“Taman itu bagaimana bisa teduh, dan ada beberapa jenis pohon didalamnya yang secara habitatnya bisa dikembangkan. Sehingga bisa mendukung juga RTH di kota Makassar,” tambah Ferdy.

Baca Juga : Pemkot Makassar Dukung Penguatan Bela Negara melalui Latsarmil Komcad ASN dan Kepala Desa

Terakhir, indikator penilaian TPA yang menjadi titik sentral dari semua titik penilaian Adipura.

“TPA lebih banyak poin-poinnya. Kita akan benahi secepatnya termasuk bagaiaman membuka wilayah melihat zona aktif dan zona pasif,” bebernya.

“Kemudian kolam lindi adalah saluran akhir dari seluruh limbah. Limbah dalam bentuk cair, dan kita akan upayakan aliran air yang keluar itu bersih,” lanjutnya lagi.

Baca Juga : Pemkot Makassar Dukung Penguatan Bela Negara melalui Latsarmil Komcad ASN dan Kepala Desa

Pihak DLH akan melakukan pemberian eco enzim untuk menghidupkan kembali micro organisme yang bagus untuk alam dan tidak mencemari lingkungan.

Karenanya itu DLH melakukan ekstra kerja keras, dan melibatkan semua stakeholder di kota makassar.

“Kita upayakan, ini beberapa hal selain pihak Adipura juga beberapa sertifikat. Sepetti sertifikat pengelolaan sampah melalui bank sampah dan pengelolaan proklimnya dan sertifikat mengenai pengelolaan pasarnya. Kami upayakan semaksimal mungkin,” tutup Ferdy.