0%
logo header
Sabtu, 02 Maret 2024 14:24

Inovasi Baru DKP Bentuk Lorong Tangguh Bencana di Longwis Zurich Tamalanrea

Inovasi Baru DKP Bentuk Lorong Tangguh Bencana di Longwis Zurich Tamalanrea

Lorong Wisata Zuric dipilih sebagai percontohan karena melihat padatnya penduduk di daerah tersebut dan rawan terjadi bencana.

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Lorong Tangguh Bencana kini terbentuk di Lorong Wisata Zurich.

Pembentukan yang dilakukan Dinas Ketahangan Pangan (DKP) Kota Makassar ini merupakan salah satu inovasi terbarunya.

Baca Juga : Mobil Ammoli Jadi Andalan Permudah Pengawasan Pangan Makassar

Demi keberhasilan inovasi tersebut, DKP tak lupa melibatkan beberapa OPD terkait.

Salah satunya Dinas Kominfo dan Dinas Pemadam Kebakaran. Lorong Wisata Zuric dipilih sebagai percontohan karena melihat padatnya penduduk di daerah tersebut dan rawan terjadi bencana.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar, Alamsyah Sahabuddin, memantau kesiapan Lorong Wisata Zurich yang terletak di Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Sabtu (2/03/2024).

Baca Juga : Kepala DKP Makassar Buka Pelatihan Pengelolaan Pangan Sumber Lokal

Pemantauan tersebut untuk mengetahui secara langsung apa apa yang menjadi kebutuhan lorong dalam mewujudkan Lorong wisata yang tangguh terhadap bencana.

Misalnya, Diskominfo akan mempersiapkan pengadaan CCTV. Sementara Motor Pemadam Kebakaran (Damtor) Dinas Damkar dan untuk pangan ditangani oleh Dinas DKP kota Makassar sebagai leading sektor.

“Hari ini kami bersama Plt Kepala Dinas Kominfo melakukan pemantauan di Lorong Wisata Zurich, lorong ini akan dipersiapkan sebagai lorong wisata tangguh bencana,”ucap Alamsyah.

Baca Juga : Dukung Generasi Emas 2045, Mahyuddin Hadiri GENIUS

Kata dia, tujuan Lorong Wisata tangguh bencana ini untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya bencana terutama di lorong yang sempit dan padat penduduk sangat rentan terhadap bencana kebakaran.

Pemerintah kota Makassar terus melakukan antisipasi atau meminimalisir bencana di dalam lorong dengan melibatkan OPD terkait dan melakukan kurasi lorong untuk dijadikan Lorong yang tangguh terhadap bencana. (*)