0%
logo header
banner dprd makassar
Sabtu, 14 Mei 2022 12:31

Diskominfo Dukung Percepatan Makassar Bebas Tuberkulosis

Kepala Diskominfo Makassar, Mahyuddin
Kepala Diskominfo Makassar, Mahyuddin

Kepala Diskominfo Makassar, Mahyuddin mengatakan sebagai stakeholder di bidang kehumasan dirinya turut mendukung percepatan Makassar bebas tuberkulosis. Hal itu sesuai target pemerintah kota yakni 2030 Makassar bebas penyakit tuberkulosis. Sehingga dia berjanji akan memaksimalkan sosialisasi pencegahan penularan penyakit tuberkulosis di masyarakat.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar menghadiri Forum Multisektor Eliminasi Tuberkulosis, di Hotel Golden Tulip, Jumat (13/5).

Forum tersebut membahas terkait peningkatan kapasitas jejaring layanan District Public Private Mix (DPPM) Makassar. Turut hadir stakeholder di bidang pemerintahan, usaha, media, komunitas, dan akademisi.

DPPM diketahui merupakan salah satu strategi penanggulangan tuberkulosis dengan mewujudkan akses layanan yang bermutu.

Baca Juga : BPOM Tarik Lima Obat Soal Gagal Ginjal Akut pada Anak, Danny Pomanto Intruksikan Dinkes Sidak Apotek

Kepala Diskominfo Makassar, Mahyuddin mengatakan sebagai stakeholder di bidang kehumasan dirinya turut mendukung percepatan Makassar bebas tuberkulosis.

Hal itu sesuai target pemerintah kota yakni 2030 Makassar bebas penyakit tuberkulosis. Sehingga dia berjanji akan memaksimalkan sosialisasi pencegahan penularan penyakit tuberkulosis di masyarakat.

“Peran kita di sini turut serta dalam menyosialisasikan pentingnya pola hidup sehat. Termasuk mengedukasi masyarakat agar lebih peka terhadap gejala awal penyakit tuberkulosis,” ucap Mahyuddin.

Baca Juga : Waspada Cuaca Buruk, Dinas Kominfo Makassar Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Call Center 112

Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar telah memiliki aplikasi ‘Sobat TB’ yang dapat dengan mudah di download melalui play store.

Aplikasi itu, bisa dipergunakan untuk melakukan skrining awal gejala penyakit tuberkulosis. Apalagi Dinkes Makassar mencatat ada 3.911 kasus tuberkulosis sepanjang 2021.

“Melalui aplikasi ini kita harap penemuan kasus baru tuberkulosis di masyarakat bisa dimaksimalkan, sehingga penularannya cepat kita putus,” bebernya.

Baca Juga : Pastikan Pelayanan Prima, Wakil Wali Kota Tinjau RSUD Daya

Ketua Forum Multisektor Eliminasi Tuberkulosis, Indira Jusuf Ismail mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder sehingga terjadi penurunan kasus tuberkulosis di Kota Makassar.

“Alhamdulillah penurunannya cukup signifikan, dan kita berharap dapat segera tereliminasi,” harap Indira.

Indira menyebutkan kasus tuberkulosis di Kota Makassar pada 2019 lalu mencapai 5.412. Namun kasus tersebut mengalami penurunan selama dua tahun terakhir.

Baca Juga : Sukseskan Aerobatic F8, Diskominfo Imbau Warga Tak Terbangkan Drone dan Balon Udara

“2021 itu tinggal 3.911 kasus. Jadi semua kita maksimalkan, termasuk aplikasi Sobat TB yang ada di Dinkes Makassar,” paparnya.