MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota Makassar membuka seleksi calon komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar untuk masa jabatan 2026–2031.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, M. Syarief mengatakan bahwa pendaftaran seleksi komisioner BAZNAS Kota Makassar dibuka mulai 31 Maret hingga 10 April 2026, mendatang.
Melalui proses ini, Pemkot Makassar berharap dapat menjaring figur-figur terbaik yang memiliki integritas dan profesionalitas dalam mengelola zakat secara transparan dan akuntabel, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Lepas 105 Kafilah MTQ, Appi Targetkan Makassar Juara Umum
Ia juga menyampaikan bahwa pihak panitia membuka ruang seluas-luasnya, sehingga terbuka bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.
“Kami mengundang seluruh masyarakat yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam seleksi pimpinan BAZNAS Kota Makassar,” ujarnya.
Adapun persyaratan yang ditetapkan antara lain Warga Negara Indonesia, beragama Islam, berusia minimal 40 tahun, serta memiliki integritas, akhlak mulia, dan kapasitas dalam pengelolaan zakat.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gelar Expo Hifdzil Qur’an
Selain itu, calon pendaftar juga harus sehat jasmani dan rohani, tidak terlibat dalam politik praktis maupun menjadi anggota partai politik.
Peserta juga diwajibkan bersedia bekerja penuh waktu, tidak pernah terlibat tindak pidana berat, serta tidak merangkap jabatan di lembaga pengelola zakat lainnya.
Khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetap diperbolehkan mendaftar dengan syarat bersedia diberhentikan sementara sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Aliyah Mustika Sebut Asupan Spiritual Penting Untuk Lansia Kota Makassar
“Proses pendaftaran dapat dilakukan melalui dua jalur, yakni secara daring melalui situs resmi simzat.kemenag.go.id atau dengan memindai barcode yang telah disediakan,” tuturnya.
Selain itu, pendaftaran juga dapat dilakukan secara langsung dengan menyerahkan berkas ke Bagian Kesra Kota Makassar.
Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi pada 12–13 April 2026, ujian tertulis berbasis CAT pada 18–19 April 2026, serta wawancara pada 19–20 April 2026.
Baca Juga : 175 Petugas Kebersihan Ujung Tanah Dapat Bantuan Beras, Hasil Potongan Zakat ASN Pemkot Makassar
“Hasil seleksi dijadwalkan kita umumkan pada 23–25 April 2026,” terangnya.
Syarief menjelaskan, tim seleksi telah dibentuk dan terdiri dari unsur Pemerintah Kota Makassar, Kementerian Agama Kota Makassar, serta kalangan akademisi.
Ia juga menegaskan bahwa pimpinan BAZNAS yang saat ini menjabat masih memiliki peluang untuk kembali mendaftar, mengingat baru menjalani satu periode.
Baca Juga : 175 Petugas Kebersihan Ujung Tanah Dapat Bantuan Beras, Hasil Potongan Zakat ASN Pemkot Makassar
Nantinya, dari seluruh peserta yang lolos tahapan seleksi, panitia bersama Pemerintah Kota Makassar akan mengusulkan maksimal 10 nama calon pimpinan kepada BAZNAS Republik Indonesia.
Proses seleksi lanjutan hingga penetapan akhir akan menjadi kewenangan BAZNAS RI.
“Seluruh hasil seleksi akan kami konsultasikan kepada Wali Kota Makassar selaku pembina,” tambahnya.

