MAKASSAR, KATABERITA.CO — Upaya memperkuat sumber daya manusia menuju ekonomi hijau kembali digaungkan di Makassar.

Disaster and Climate Tech Hub (DCT-Hub) Indonesia Chapter menggelar program Green Workforce Accelerator (GWA) di Hotel Ibis Styles, sebagai langkah nyata mendorong transformasi talenta hijau dan menyambut target Net Zero Emission 2060.
Executive Director DCT-Hub Indonesia, Cakra Achmad, menyampaikan bahwa dunia kini menghadapi kebutuhan besar akan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan tantangan pembangunan berkelanjutan.
“Transformasi tenaga kerja menuju arah yang hijau bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak,” ujar Cakra.
Mengutip data dari ILO dan McKinsey, Cakra menyebutkan bahwa lebih dari 100 juta green jobs diproyeksikan akan muncul secara global pada tahun 2050, dengan 30 juta di antaranya berada di Asia Tenggara.
“Indonesia sendiri berpeluang menciptakan lebih dari 4 juta pekerjaan di sektor energi terbarukan dan kendaraan listrik hingga 2040,” tambahnya.
Program GWA yang menjadi flagship DCT-Hub ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja hijau, menjembatani pendidikan dan industri, serta mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
“Melalui pelatihan dan jaringan kolaboratif seperti ini, kami ingin menciptakan generasi kerja yang tangguh, adaptif, dan kompetitif dalam ekosistem hijau,” jelas Cakra.
Acara tersebut diramaikan oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari sektor swasta, NGO internasional seperti British Council dan lembaga dari Australia, pelaku industri, manajemen hotel, hingga aktivis dan LSM lokal. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan kuatnya semangat bersama dalam mendorong ketahanan iklim dan pembangunan berkelanjutan.
Beberapa agenda utama dalam kegiatan ini mencakup pemaparan proyek DCT-Hub, workshop pemetaan peran mitra, sesi speed networking, pameran produk dan desain hijau, hingga penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk penguatan komitmen bersama.
Dalam kesempatan itu pula, DCT-Hub memperkenalkan dua program unggulan: Certified Carbon Specialist Belt (C-BELT), program sertifikasi untuk spesialis karbon, serta Career Bootcamp (B-CAMP), program inkubasi karier yang menyasar berbagai latar belakang profesi.
Dengan dukungan mitra lokal dan global, DCT-Hub membuka ruang kolaborasi bagi akademisi, aparatur sipil negara, mahasiswa, pelaku industri, hingga komunitas akar rumput untuk bersama-sama membangun masa depan hijau yang inklusif dan berkelanjutan.
“Inilah saatnya Indonesia tidak hanya bersiap, tapi memimpin dalam menyiapkan talenta hijau untuk masadepan,” tutup Cakra. (Jie_e)

