0%
logo header
Selasa, 20 Agustus 2024 18:31

Danny Pomanto Harap Makassar dan Maniwa Jepang Berkolaborasi Wujudkan Kota Rendah Karbon

Danny Pomanto Harap Makassar dan Maniwa Jepang Berkolaborasi Wujudkan Kota Rendah Karbon

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berharap Kota Maniwa di Jepang dapat bekerjasama dengan Kota Makassar dalam mewujudkan kota rendah karbon.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berharap Kota Maniwa di Jepang dapat bekerjasama dengan Kota Makassar dalam mewujudkan kota rendah karbon.

banner pdam

“Kami tentu ingin kedua kota bisa share pengalaman dan berkolaborasi mewujudkan kota rendah karbon,” kata Danny Pomanto saat menerima Tim Maniwa Jepang dalam rangka rapat perencanaan awal kerja sama, di Kantor Balai Kota, Selasa (20/8).

Pada kesempatan tersebut, Danny Pomanto juga menjelaskan bahwa Kota Makassar sudah menyatakan diri menjadi Kota Rendah Karbon.

Baca Juga : CCTV Longwis Tak Lagi Seragam, Munafri Siapkan Sistem Keamanan Berbasis Zona

Saat ini pihaknya sudah mempunyai berbagai program untuk mengurangi emisinya.

Seperti telah membuat kebijakan pemasangan solar cell atau pembangkit listrik tenaga surya di sekolah-sekolah, puskesmas juga gedung pemerintahan.

Tidak hanya rekarbonisasi, pihaknya juga telah membuat oksigenasi sehingga membantu menambah kadar oksigen di udara.

Baca Juga : Danny Pomanto Inisiasi Forum Wali Kota Senior, Gagas Konsolidasi Nasional

Juga soal lorong wisata. Tambah Danny Pomanto merupakan sel kota yang harus mendapatkan perhatian.

“Kenapa lorong?, karena lorong itu adalah sel kota, dan sel penting untuk menentukan kesehatan kota,” kata Danny Pomanto.

Dia berpendapat dalam membangun sebuah kota sangat dibutuhkan public engagement, bagaimana masyarakat terlibat langsung di dalam membangun kotanya.

Baca Juga : Danny Pomanto Undang Wali Kota Terpilih Ikut Rakor, Andi Suharmika: Langkah Positif untuk Pemerintahan Selanjutnya

Sehingga di dalam program Lorong Wisata terdapat 21 konten untuk memperbaiki kehidupan masyarakat lorong.

Mulai food security, inflation control, circular economy, city farming, city garden, social mitigasi, destinasi wisata baru, hingga pengembangan UMKM.