0%
logo header
Jumat, 26 Juni 2026 20:23

Tak Lolos Sekolah Negeri? Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis Lewat SPMB 2026

Kepala Disdik Makassar, Achi Soleman
Kepala Disdik Makassar, Achi Soleman

Pemerintah Kota Makassar memastikan calon peserta didik yang belum lolos ke sekolah negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan. Melalui kemitraan dengan 67 sekolah swasta, seluruh biaya pendidikan peserta didik akan ditanggung oleh pemerintah.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota Makassar memastikan calon peserta didik yang belum lolos ke sekolah negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

banner pdam

Melalui kemitraan dengan 67 sekolah swasta, seluruh biaya pendidikan peserta didik akan ditanggung oleh pemerintah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan kebijakan tersebut merupakan solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri sekaligus bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin hak setiap anak memperoleh pendidikan yang layak.

Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Lapangan Karebosi Jadi Pusat Upacara

“Kolaborasi dengan sekolah swasta yang seluruh biayanya ditanggung Pemerintah Kota Makassar menjadi solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri, sekaligus memastikan setiap anak tetap memperoleh akses pendidikan yang layak,” ujar Achi, Jumat (26/6).

Menurutnya, pada SPMB 2026 terdapat 67 sekolah swasta yang bermitra dengan Pemerintah Kota Makassar.

Jumlah itu bahkan lebih besar dibandingkan sekolah negeri yang masih memiliki daya tampung tambahan.

Baca Juga : Munafri-Melinda Kunjungi TPA Tamangapa Cek Progress Transformasi Menuju Sanitary Landfill

“Tahun 2026 ini sekolah swasta ikut mengakomodasi anak-anak kita dan itu tidak berbayar karena seluruh biayanya ditanggung Pemerintah Kota,” katanya.

Achi menilai keterlibatan sekolah swasta menunjukkan semangat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Makassar.

“Kalau dilihat perbandingannya, sekolah swasta justru lebih banyak mengakomodasi anak-anak kita. Ini menunjukkan semangat bersama untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Makassar,” ungkapnya.

Baca Juga : 600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Ia menjelaskan, sekolah swasta mitra juga menjadi solusi bagi wilayah blind spot atau kawasan yang memiliki keterbatasan akses terhadap sekolah negeri.

Peserta didik dapat memilih sekolah tersebut melalui pilihan keempat maupun kelima pada sistem SPMB.

“Daerah blind spot juga terbantu karena sekolah swasta mengakomodasi anak-anak yang jarak rumahnya cukup jauh dari sekolah negeri,” jelasnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar-DPRD Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Munafri Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Sementara itu, untuk jalur non-domisili, Dinas Pendidikan masih akan memantau perkembangan kuota setelah proses pendaftaran ulang selesai.

Apabila masih terdapat kursi kosong, sistem akan mengisi berdasarkan urutan jarak domisili sesuai ketentuan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2026 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

“Kalau masih ada kuota kosong, sistem akan menarik calon murid berdasarkan jarak domisili terdekat sesuai aturan,” tegas Achi.

Baca Juga : Pemkot Makassar-DPRD Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Munafri Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Ia berharap kehadiran sekolah swasta mitra dapat memastikan tidak ada anak usia sekolah di Kota Makassar yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.