MAKASSAR, KATABERITA.CO — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Rekomendasi Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan Daerah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat DKP, Lantai 5 Balai Kota Makassar, Selasa (4/8).

Rapat tersebut dipimpin Kepala Bidang Keamanan Pangan DKP Kota Makassar, Waode Lili Sumarni. Kata dia, agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam pengawasan dan pemenuhan rekomendasi keamanan pangan segar asal tumbuhan di wilayah Kota Makassar.
“Jadi, koordinasi dilakukan untuk memastikan pangan segar asal tumbuhan yang beredar di masyarakat memenuhi aspek keamanan dan layak dikonsumsi,” ungkap Waode Lili Sumarni.
Lili–sapaan akrabnya–menyampaikan pengawasan menjadi penting mengingat komoditas seperti sayuran, buah-buahan, dan pangan segar lainnya berpotensi terpapar cemaran apabila proses produksi, distribusi, hingga penyimpanannya tidak memenuhi ketentuan.
Dirinya menekankan pentingnya sinergi antar-pihak dalam memastikan pelaksanaan rekomendasi keamanan pangan berjalan secara optimal.
“Koordinasi ini penting untuk memastikan rekomendasi keamanan pangan segar asal tumbuhan dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga pangan yang beredar di masyarakat aman dan memenuhi ketentuan,” katanya.
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, DKP Makassar Gelar Lomba untuk Pererat Kebersamaan
Menurutnya, penguatan pengawasan tidak hanya dilakukan pada tahap peredaran, tetapi juga perlu memperhatikan rantai pangan secara menyeluruh. Dengan koordinasi yang baik, potensi risiko terhadap keamanan pangan dapat ditekan sejak awal.
“Pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh pihak terkait. Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan pangan segar yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi,” ujarnya.
“Kita harap koordinasi ini menghasilkan langkah yang lebih terarah dalam pelaksanaan rekomendasi keamanan pangan segar asal tumbuhan sepanjang Tahun Anggaran 2026. Sehingga hal ini menjadi komitmen bagaimana memperkuat pengawasan pangan sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan daerah,” tukasnya. (*)
Baca Juga : DKP Makassar Ajak Masyarakat Manfaatkan Pangan Lokal untuk Menu Bergizi

